Melindungi informasi Anda dari ancaman fisik

Termutakhir28 June 2018

Daftar Isi

...Loading Table of Contents...

    Kita melakukan banyak upaya untuk melindungi informasi yang berada atau melewati perangkat digital kita. Namun, upaya itu tidak bisa dikembalikan dengan mudah ketika salah satu perangkat kita hilang, dicuri, dirusak, disita, atau hancur. Contohnya, tas kita ketinggalan di bus, penyimpan eksternal ketinggalan di kantor yang terkunci, komputer umum yang tidak bisa dipercaya, atau tetangga yang suka mengintip. Banyak contoh ancaman fisik lain bisa mengarah pada kerusakan atau kebocoran informasi sensitif.

    Penilaian risiko secara hati-hati, usaha konsisten mengelola lingkungan komputasi yang sehat dan kebijakan keamanan tertulis bisa membantu untuk menghindari masalah semacam itu. Meskipun Anda tidak bekerja dengan organisasi resmi, bagus juga untuk menuliskan rencana panduan dan respon bagi diri Anda sendiri dan mereka yang bekerja bersama Anda.

    Apa yang bisa Anda pelajari di panduan ini

    • Contoh-contoh ancaman fisik kepada perangkat Anda dan informasi yang tersimpan di dalamnya
    • Bagaimana melindungi komputer dan peralatan dari ancaman-ancaman semacam itu
    • Bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang aman untuk komputer dan perangkat jaringan
    • Sejumlah pertimbangan keamanan untuk rumah, kantor, ruang publik, dan lokasi lain di mana Anda bekerja
    • Daftar pengaturan perangkat lunak yang bisa membantu melindungi perangkat Anda dari ancaman fisik
    • Apa yang harus dipertimbangkan saat membuat rencana keamanan untuk perangkat Anda, diri Anda sendiri, dan siapa yang bekerja bersama Anda

    Menilai risiko Anda

    Banyak organisasi dan individu meremehkan pentingnya upaya menjaga keamanan fisik kantor dan peralatan mereka dalam keadaan aman. Bahkan, mereka yang berusaha melindungi perangkat kerasnya seperti komputer dan membuat cadangan media penyimpanan dari pencurian, cuaca buruk, atau ancaman fisik lain sering kali tidak membuat kebijakan keamanan tertulis. Membuat kebijakan semacam itu mungkin membutuhkan masukan dari beberapa orang berbeda dan mengelolanya bisa menghabiskan waktu. Aktivitas ini sangat berguna, tetapi perlu juga memastikan agar hal-hal detail kecil tetapi penting juga tidak dilupakan.

    Sebagai contoh, banyak organisasi memiliki kunci bagus untuk pintu kantornya, tetapi kurang memperbarui informasi perihal berapa banyak kunci mereka buat dan dibagikan kepada siapa saja. Dokumen kebijakan tak hanya menjadi cara menentukan kesepakatan pada hal-hal detail, tetapi juga mencatatnya sepanjang waktu. Untuk membuat kebijakan keamanan yang berguna, pertama-tama Anda perlu melakukan penilaian risiko dan kerentanan dengan mengevaluasi beragam potensi informasi Anda yang mungkin hilang atau diambil dan mempertimbangkan dampaknya jika:

    • Pikirkan saluran komunikasi yang Anda gunakan dan bagaimana menggunakannya. Contohnya mungkin termasuk surat, faks, ponsel, telepon rumah, surat elektronik, Skype, media sosial, dan platform pesan singkat aman.

    • Pikirkan bagaimana Anda menyimpan informasi penting atau sensitif. Cakram keras di komputer, surel dan peladen situs web, cakram padat (CD), DVD, ponsel, kertas, dan catatan tangan mungkin cara-cara umum untuk menyimpan data. Di tiap kasus, pastikan Anda tahu apakah datanya terenkripsi dan siapa memiliki akses terhadap kunci dan kata sandi yang dibutuhkan untuk mengenkripsinya.

    • Pikirkan mana saja perangkat itu berada secara fisik. Mereka mungkin ada di kantor, rumah, bagasi seseorang, tempat daur ulang sampah, atau, menariknya, “sebuah tempat di Internet.” Pada contoh terakhir, akan lebih susah menentukan posisi sebenarnya, lokasi fisik dari sebagian potongan informasi.

    • Pikirkan bagaimana Anda memusnahkan data ketika sudah tidak memerlukannya. Banyak mesin penghancur CD, DVD, maupun kertas. Sebagian besar bor dan palu juga bisa dipakai untuk menghancurkan penyimpan keras.

    Harap ingat bahwa sepotong informasi yang diberikan bisa rentan dari cara-cara berbeda. Contohnya, Anda mungkin menggunakan perangkat lunak anti-malware untuk melindungi isi batang penyimpan (USB) dari malware, tetapi Anda juga harus tergantung pada rencana keamanan fisik detail untuk melindungi informasi dari pencurian, hilang, atau kerusakan. Beberapa praktik, misalnya, membuat cadangan terpisah (back up) akan membantu ancaman digital maupun fisik, sementara beberapa hal lagi mungkin akan lebih spesifik.

    Ketika memutuskan untuk membawa USB di kantong daripada membungkusnya dengan plastik di bagian bawah bagasi, Anda sudah membuat keputusan terkait keamanan fisik, meskipun informasi yang Anda simpan berbentuk digital. Seperti biasanya, kebijakan benar amat tergantung pada situasi. Apakah Anda hanya keliling kota atau melintas batas negara? Adakah orang lain yang membawa tas Anda? Apakah hujan? Ada beberapa pertanyaan yang harus Anda pertimbangkan ketika membuat keputusan tersebut.

    Membuat kebijakan keamanan fisik Anda

    Setelah mengevaluasi ancaman-ancaman yang potensial membuat rentan, Anda sebaiknya mempertimbangkan apa yang Anda kerjakan saat ini – dan apa langkah tambahan yang Anda ambil – untuk meningkatkan keamaan fisik maupun informasi Anda. Diskusikan langkah-langkah itu dengan yang lain, catat, dan kajian ulang dari waktu ke waktu. Ini adalah cara tepat mengelola kebijakan keamanan detail. Tidak hanya untuk sebuah organisasi atau kantor, tetapi juga individu, keluarga, ataupun jaringan informal.

    Dokumen kebijakan seharusnya menyediakan panduan bagi Anda, mereka yang bekerja bersama Anda, dan jika relevan, orang-orang baru di organisasi Anda. Dokumen itu seharusnya menyediakan daftar tindakan untuk merespon beragam ancaman potensial. Hal ini penting terutama karena tekanan dan kekacauan saat terjadi darurat keamanan fisik akan mengakibatkan susah untuk merespon secara cepat dan tepat. Memiliki sebuah dokumen rapi untuk memulai bisa membantu untuk mencegah kelumpuhan semacam ini. Setiap orang seharusnya diberi waktu membaca kebijakan tersebut, bertanya, dan berperan untuk menerapkan standar dan praktik yang dijelaskan.

    Kebijakan keamanan Anda akan berisi sejumlah bagian, tergantung pada keadaan. Contohnya antara lain:

    • Kebijakan akses kantor yang membahas pembagian kunci, kamera pengawas (CCTV), sistem alarm, kontrak kebersihan, dan pertimbangan-pertimbangan sejenisnya.
    • Kebijakan terkait tamu, termasuk bagian yang mana kantor yang sebaiknya masuk kawasan terbatas untuk tamu.
    • Daftar persediaan alat-alat Anda, termasuk nomor seri dan penjelasan fisik.
    • Kebijakan untuk menghancurkan sampah yang mengandung informasi sensitif dengan aman.
    • Kebijakan bagaimana menghilangkan informasi dari perangkat yang tak lagi digunakan.
    • Kebijakan bagaimana menggunakan perangkat personal untuk bekerja.
    • Informasi tentang akses terhadap bantuan hukum.

    Kebijakan Anda juga sebaiknya membahas isu-isu terkait perjalanan. Contohnya antara lain: - Bagaimana berinteraksi dengan staf imigrasi dan keamanan pebatasan dalam beragam situasi. - Kebijakan “Teman Pendamping” untuk perjalanan di daerah sensitif, termasuk apa yang harus dikerjakan jika rekan kerja gagal melaksanakan rencana. - Kebijakan terkait perjalanan dengan data atau perangkat lunak sensitif yang masuk kategori mencurigakan. - Informasi terkait asuransi perjalanan, jika relevan.

    Prosedur Respon Darurat termasuk di antaranya: - Siapa kontak jika terjadi kebakaran, banjir, atau bencana alam lain. - Bagaimana merespon perampokan atau penyerbuan kantor. - Bagaimana menghubungi instansi yang menyediakan jasa untuk aliran listrik, air, atau akses Internet. - Apa langkah-langkahnya jika kehilangan atau kecurian perangkat. - Siapa yang harus diberitahu jika informasi sensitif terungkap atau hilang. - Bagaimana mengembalikan informasi dari sistem pencadangan. - Bagaimana menunjukkan perbaikan kunci darurat tertentu.

    Dokumen kebijakan semacam ini harus disimpan dengan aman, dicadangkan secara regular, dan ditinjau secara periodik untuk memastikan bahwa mereka tetap diperbarui.

    Melindungi informasi Anda dari penyusup fisik

    Orang jahat yang mencari akses ke informasi sensitif, atau perangkat keras berharga di mana informasi tersimpan, menjadi contoh ancaman fisik. Ada beberapa langkah bisa Anda ambil untuk membantu mengurangi risiko penyusupan fisik. Kategori dan saran berikut hanya sebagai landasan di mana Anda akan membangun berdasarkan lingkungan keamanan fisik Anda sendiri.

    Di sekitar rumah atau kantor Anda

    Pertimbangan keamanan melampaui batas ruangan dan bangunan di mana Anda tinggal dan bekerja. Di bawah ini sedikit saran untuk membantu melindungi data-data Anda dari ancaman di lingkungan sekitar.

    • Kenali tetangga Anda. Kondisi keamanan di mana Anda bekerja bisa menyediakan dua peluang. Jika beruntung, tetangga Anda bisa menjadi sekutu yang membantu mengawasi rumah dan kantor. Jika tidak, mereka bisa menjadi potensi ancaman yang harus kita waspadai.

    • Kaji kembali bagaimana Anda mengamankan pintu, jendela, atau titik-titik masuk lain ke rumah atau kantor Anda.

    • Pertimbangkan untuk memasang sensor gerak atau kamera pengawas di sekitar rumah Anda. Pengawasan semacam ini akan berdampak pada privasi mereka yang bekerja atau dekat dengan bangunan, tetapi bisa menjadi cara efektif sebagai bukti saat terjadi perampokan atau penyerbuan, terutama jika kamera diatur untuk mengirim video ke tempat lain. Video ini tentu saja harus terenkripsi, baik saat pengiriman ataupun penyimpanan.

    • Cobalah buat ruang tamu di mana pengunjung bisa ditemui ketika mereka masuk kantor dan ruang rapat yang berbeda dengan ruang kerja biasa Anda. (Jika Anda bekerja di rumah, Anda perlu memindahkan dokumen dan peralatan ke kamar tidur atau ruang pribadi lain saat menemui tamu.) Hindari meninggalkan Ethernet atau colokan USB yang bisa diakses di ruang “publik” kantor Anda. Hal ini termasuk colokan perangkat lain seperti printer, monitor, dan proyektor di lokasi di mana tamu mungkin ditinggal sendiri.

    • Penting bagi Anda untuk membuat kalimat kunci (pasfrase) di jaringan nirkabel Anda sehingga orang lain tidak bisa bergabung atau memantau lalulintas Anda. Jika WiFi Anda menggunakan kata sandi lemah – atau tanpa kata sandi sama sekali – tiap orang di dalam jangkauan bisa menjadi penyusup. Anda mungkin tidak memikirkannya sebagai keamanan fisik, tetapi penyerang yang bisa masuk jaringan nirkabel Anda memiliki akses sama dengan mereka yang menyelinap di kantor Anda dan terhubung dengan kabel Ethernet. Langkah-langkah tepat diperlukan untuk mengamankan jaringan nirkabel akan tergantung pada [titik akses] Anda(../glossary#Router), tetapi Anda sebaiknya melihat pengaturan kata sandi WPA2 dan, jika perlu, mengkaji ulang Panduan Taktik bagaimana membuat dan mengelola kata sandi yang kuat.

    • Ketika mengatur jaringan nirkabel Anda, pertimbangkan untuk menggunakan nama yang tidak dengan mudah mengenali Anda, organisasi Anda, atau lokasi titik aksesnya.

    • Banyak titik akses mengizinkan Anda untuk membuat jaringan WiFi terpisah untuk tamu. Dengan melakukannya, Anda sudah memberikan akses Internet ke tamu tanpa membagi kata sandi WiFi Anda atau membiarkan mereka mengakses perangkat lokal dalam jangkauan mereka.

    • Waspada terhadap media penyimpan USB yang mungkin mengelabui. Orang-orang kadang mencoba untuk mencolok peralatan penyimpan secara acak ke komputer mereka untuk mencari petunjuk siapa yang kehilangan. Sayangnya, perangkat semacam ini umumnya menjadi sumber malware. Pada beberapa kasus, USB itu justru menyebarkan malware dari komputer terinfeksi yang mereka gunakan sebelumnya. Pada kasus lain, penyerang sengaja membuat dan “menjatuhkannya” di dekat rumah atau kantor target organisasi ataupun individu.

    Di dalam rumah atau kantor Anda

    Penyerang dengan motif kriminal maupun politik mungkin memiliki alasan menarget data Anda. Mereka mungkin mencari informasi keuangan, data sensitif terkait pekerjaan atau detail personal yang bisa mereka gunakan untuk mengintimidasi, memeras, atau menyamar sebagai Anda. Serangan kejahatan dan politis seringkali susah dikenali, dan berusaha mendapatkan data sensitif seringkali terlihat berusaha mencuri perangkat keras berharga. Karena itu, penting untuk berjaga-jaga di tempat Anda tinggal maupun bekerja.

    Berikut beberapa rekomendasi bagaimana melindungi data Anda di rumah atau kantor.

    • Jika Anda tinggal atau berbagi kantor dengan organisasi lain, diskusilah dengan mereka tentang isu keamanan. Coba tentukan perilaku satu sama lain atau tamu.

    • Pertimbangkan untuk membeli tempat penyimpanan laptop atau lemari terkunci untuk peralatan dan dokumen sensitif.

    • Temukan apa perlindungan hukum yang mungkin Anda gunakan untuk melawan aparat penegak hukum, tuan tanah, atau pihak lain yang berusaha untuk memasuki rumah atau kantor Anda.

    • Hindari menjalankan kabel Ethernet di luar ruangan untuk mencegah mereka yang tak punya kunci untuk merusaknya ketika gedung kosong.

    • Jika mungkin, kuncilah peralatan jaringan seperti peladen, router, saklar, dan modem di dalam ruangan atau kabinet aman. Seorang penyusup dengan akses fisik pada peralatan semacam itu bisa memasang malware yang akan mencuri data dalam pengiriman atau komputer-komputer lain di jaringan Anda.

    • Sebagian besar komputer meja memiliki pelindung dengan colokan di mana Anda bisa memasang kunci gembok sehingga menyusahkan mereka yang tanpa kunci untuk memasukinya. Anda sebaiknya mempertimbangkan fitur ini saat membeli perangkat keras.

    • Gunakan kabel keamanan terkunci, jika mungkin, untuk mencegah penyusup untuk mencuri komputer meja dan laptop Anda.

    • Kita seringkali dikelilingi peralatan yang kita pikirkan hanya sebagai televisi, kamera, telepon, printer, konsol permainan video, atau peralatan Internet of Things (IoT) lain. Pada tingkat tertentu, semua “benda” itu adalah komputer, dan mereka mungkin memiliki risiko yang sama. Sederhana, kebiasaan fisik – seperti menutup lensa kamera dan melepaskan “peralatan pintar” saat mereka tidak digunakan, kadang-kadang bisa membantu. Namun, Anda sebaiknya selalu berpikir dua kali jika mau menyambungkan peralatan baru di jaringan rumah atau kantor Anda.

    Di meja atau ruang kerja Anda

    Ada beberapa kebiasaan bagus terkait keamanan menyangkut lokasi spesifik di mana Anda bekerja.

    • Posisikan layar komputer Anda agar orang lain tidak bisa membaca apa yang ditampilkan di sana. Ketika melakukannya, pertimbangkan hal lain seperti jendela, pintu terbuka, ruang tunggu tamu, dan pertimbangan semacamnya.

    • Pertimbangkan untuk membeli pelapis privasi untuk peralatan Anda. Pelapis privasi akan membuat lebih susah membaca layar kecuali di depan Anda langsung. Mereka tersedia untuk laptop, monitor luar, tablet, dan ponsel.

    • Jika Anda bekerja dengan dokumen kertas atau meninggalkan catatan untuk Anda sendiri, waspadalah informasi apa yang bisa diakses dari meja kerja Anda. Kertas kalender, agenda, jurnal, buku alamat, dan catatan pengingat benar-benar kebal dari malwre, tetapi mereka juga tak bisa enkripsi. Jika mereka dicuri, disalin, atau difoto, mereka bisa dengan mudah mengungkap informasi sangat sensitif.

    Di ruang publik

    Hanya sedikit orang yang benar-benar bekerja di rumah atau kantor. Di bawah ini beberapa saran relevan untuk bekerja di ruang publik:

    • Hindari menggunakan laptop, tablet, atau ponsel di ruang publik kecuali Anda punya alasan untuk yakin bahwa mereka aman. Hindari juga perangkat yang menampilkan ketika Anda tidak menggunakannya. Pertimbangkan untuk membawa laptop di tempat yang tidak menunjukkan sebagai tas laptop.

    • Jagalah agar semua perangkat bergerak, termasuk laptop, selalu bersama Anda saat bepergian atau menginap di hotel. Pertimbangkan bepergian dengan kabel keamanan dan coba temukan tempat kerja di dekat objek yang Anda bisa gunakan. Pencuri seringkali menggunakan waktu makan dan pergi ke toilet untuk mencuri peralatan yang tidak dijaga dari kamar hotel atau kafe.

    • Ketika bekerja di ruang publik, lebih penting lagi untuk memerhatikan posisi layar Anda sehingga orang lain tidak bisa membacanya. Jika Anda sering bekerja di ruang publik, Anda sebaiknya membeli pelapis privasi untuk peralatan Anda.

    • Ruang publik sering kali menggunakan jaringan nirkabel yang tidak aman. Meskipun sudah menggunakan kata sandi WiFi yang kuat, orang lain di jaringan yang sama masih memiliki kemampuan untuk memantau aktivitas Internet Anda dan membaca data tak terenkripsi yang Anda kirim dan terima. Ketika bekerja di lingkungan semacam ini, Anda sebaiknya menggunakan jaringan virtual privat (VPN) atau peramban Tor untuk mencegah serangan. Anda bisa mempelajari lebih lanjut perangkat-perangkat ini di Panduan Taktis tentang bagaimana tetap anonimus melewati penyensoran di Internet.

    Perangkat lunak dan pengaturan terkait keamanan fisik

    Di bawah ini beberapa saran bagaimana penyetelan perangkat lunak untuk membuat Anda agar tidak terlalu rentan dengan ancaman fisik. Anda bisa menemukan informasi lebih kanut tentang topik ini di panduan Peralatan dan Taktik:

    • Pastikan bahwa ketika Anda menghidupkan ulang komputer, dia akan meminta kata sandi. Baca lebih detail di Panduan Perangkat Keamanan Dasar untuk Windows dan Linux. Pilih kata sandi yang kuat, sebagaimana dibahas di Panduan Taktis, bagaimana [membuat dan mengelola kata sandi] (./passwords) yang kuat.

    • Enkripsi penyimpanan semua komputer, tablet, dan ponsel Anda. Sebagai informasi tambahan, baca Panduan Taktis tentang bagaimana melindungi berkas-berkas sensitif di komputer Anda dan bagaimana menggunakan ponsel seaman mungkin.

    • Jika Anda menjalankan peladen di kantor Anda, bekerja samalah dengan siapapun yang mengelola untuk memastikan agar informasi yang disimpannya akan dienkripsi saat dimatikan atau diputuskan.

    • Jadikan kebiasaan untuk mengunci layar Anda saat meninggalkan komputer. Komputer Windows, Mac, dan Linux memiliki papan ketik jalan pintas agar Anda bisa melakukannya dengan cepat dan mudah.

    • Aktifkan kunci layar di ponsel agar orang yang mengakses ponsel Anda tidak bisa dengan mudah melihat isinya.

    • Ada beberapa pengaturan BIOS di komputer Anda yang relevan untuk keamanan fisik. Pertama, Anda harus menyetel komputer Anda agar tidak dijalankan awal boot dari perangkat USB, CD-Room, atau penggerak DVD. Kedua, Anda harus membuat kata sandi di BIOS itu sendiri, sehingga penyusup tidak bisa dengan mudah mengahapus penyetelan di atas. Seperti biasa, pastikan untuk memilih kata sandi yang kuat.

    • Jika Anda bergantung pada pengelola kata sandi untuk mengingat proses masuk (login) dan kata sandi BIOS untuk komputer tertentu, sebagaimana dibahas di Panduan Taktis untuk membuat dan mengelola kata sandi yang kuat, pastikan Anda menyimpan salinan daftar kata sandi di perangkat berbeda. Jika tidak, Anda mungkin akan mengunci diri Anda sendiri.

    • Jika ponsel, tablet, atau laptop Anda memiliki firut “Temukan Perangkat Saya”, pertimbangkan untuk menghidupkannya agar Anda bisa menemukan perangkat atau menghapus kontennya dari jarak jauh jika hilang, dicuri, atau disita.

    Mengelola lingkungan sehat untuk perangkat Anda

    Komputer, perlengkapan jaringan, dan perangkat penyimpan data bisa agak rapuh. Hal sama berlaku untuk kamera pengawas, printer, “perangkat pintar”, dan perangkat keras lain yang dipasang di rumah dan maupun sekitarnya. Perangkat semacam ini tidak selalu beradaptasi dengan baik pada aliran listrik, suhu ekstrem, debu, kelembapan, tekanan mekanis, dan bahaya lain.

    Naik turunnya listrik seperti terputusnya aliran, pemadaman, maupun pengurangan daya bisa menyebabkan kerusakan fisik pada komputer dan perangkat digital lain dengan cara merusak data di penyimpannya. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk melindungi peralatan Anda dari ancaman-ancaman berikut:

    • Setidaknya semua peralatan elektronik harus tersambung dengan pelindung lonjakan arus. Tidak semua kepingan mengandung pelindung semacam ini, sehingga Anda harus memeriksanya saat mencoba di rumah ataupun kantor. Pelindung lonjakan arus biasanya menentukan voltase maksimal dan mendaftar peringkat dalam Joules. Jika pasokan listrik Anda tidak stabil, Anda mungkin membutuhkan pelapis daya atau pengondisi aliran.

    • Jika Anda bisa mendapatkannya, coba gunakan Uninterruptible Power Supplies (UPS) dan gunakan mereka, bukan pelindung lonjakan arus biasa. UPS akan menstabilkan pasokan daya dan menyediakan listrik untuk sementara ketika terjadi pemadaman. Mereka terutama sangat berguna untuk peladen lokal dan komputer meja dari kekurangan baterai internal.

    • Cobalah gunakan stop kontak dan colokan listrik yang memiliki kabel ditanam di tanah (ground lines). Ketika pindah ke bangunan baru, coba uji pasokan listrik sebelum menyambungkan peralatan penting. Jika dia tak cukup bagus untuk menghidupkan lampu, cahaya, dan kipas angin, lebih baik pikirkan ulang untuk menghidupkan komputer Anda.

    Daya tak teratur hanya salah satu dari banyaknya ancaman lingkungan yang sebaiknya Anda pertimbangkan saat mendirikan kios. Berikut adalah beberapa saran:

    • Hindari menempatkan perangkat keras di lokasi yang mudah diakses seperti aula dan ruang tamu atau dekat jendela. Tempatkan pelindung lonjakan arus, UPS, kabel colokan, dan kabel tambahan di tempat yang tak mudah diputuskan atau dimatikan oleh kecelakaan tanpa sengaja.

    • Jika Anda memiliki akses pada kabel komputer, pelindung lonjakan arus, dan kabel colokan berkualitas tinggi, pertimbangkan untuk mengambil sedikit tambahan. Memasang kabel perpanjangan yang jatuh dari stop kontak sehingga gagal menyambung dengan baik merupakan masalah umum di sebagian tempat. Itu cukup berbahaya (bahkan sebelum orang-orang mulai memperbaikinya dengan plester).

    • Jika Anda tetap menjalankan komputer di dalam kabinet, pastikan agar ada ventilasi cukup untuk mencegah suhu menjadi terlalu panas. Peralatan komputer sebaiknya tidak ditempatkan dekat radiator, lubang pembuang panas, pendingin suhu, atau saluran lain.

    Bacaan lebih lanjut

    • Baca manual Keamanan Holistik (pdf) and manual pelatih Holistik (pdf) untuk mempelajari lebih lanjut tentang pentingnya mengintegrasikan keamanan fisik, digital, psikososial, dan organisasi dalam kebijakan dan praktik.
    • Baca Frontline Defenders [Workbook on Security] (https://www.frontlinedefenders.org/en/resource-publication/workbook-security-practical-steps-human-rights-defenders-risk) untuk saran-saran praktis bagiamana membuat kebijakan keamanan.