KeePassX untuk Linux - Pengelola kata sandi yang aman

Terunggah10 August 2016

Daftar Isi

...Loading Table of Contents...

    KeePassX adalah pengelola kata sandi free and open source (FOSS) (gratis dengan sumber terbuka) yang memampukan anda untuk menyimpan semua kata sandi anda pada satu basis data portable yang aman.

    Bacaan wajib

    Yang akan anda dapatkan dari panduan ini

    • Kemampuan untuk menyimpan semua kata sandi anda di satu basis data terenkripsi
    • Kemampuan untuk menyalin dan menempel kata sandi tersebut sehingga anda tidak perlu mengingat semuanya
    • Kemampuan untuk membuat kata sandi yang acak
    • Kemampuan untuk mengenkripsi catatan dan file yang terlampir ke entri di dalam basis data kata sandi anda

    1. Pendahuluan KeePassX

    KeePassX adalah alat yang membantu anda menyimpan dan mengelola berbagai kata sandi di dalam file basis data terenkripsi. File ini juga dienkripsi ke kunci utama yang anda buat. KeePassX juga dapat membuat kata sandi yang kuat untuk akun anda.

    Karena basis data ini dienkripsi, anda dapat menyimpan salinannya di berbagai tempat, yang membuat penyimpanan cadangan menjadi cukup mudah. Kami tidak menyarankan untuk mengirimkan basis data anda melalui surel atau menyimpannya secara daring dimana ia mudah diakses oleh orang lain, namun banyak pengguna KeePassX menyimpan satu salinan basis data pada komputer utama mereka, satu salinan pada perangkat memori USB, dan satu salinan pada cakram cadangan.

    Pada bagian-bagian berikut ini, anda akan belanjar untuk:

    • Membuat basis data kata sandi dan menetapkan kunci utama
    • Menyimpan basis data kata sandi anda yang baru dibuat
    • Membuat kata sandi yang acak untuk layanan atau akun tertentu
    • Mengekstraksi kata sandi dari KeePassX pada saat anda membutuhkannya
    • Mengganti kunci utama anda

    1.0. Hal yang perlu anda ketahui tentang KeePassX sebelum mulai

    Jika anda menggunakan KeePassX secara konsisten untuk akun atau kata sandi tertentu, anda mungkin tidak perlu mengingat kata sandi tersebut sama sekali. Bahkan, anda tidak perlu melihatnya. Anda cukup menyalinnya dari KeePassX dan menempelkannya ke layar login atau kata sandi. (KeePassX akan menghapusnya dari memori papan klip ketika anda selesai.) Selain itu, kata sandi acak yang dihasilkan oleh KeePassX umumnya jauh lebih kuat dari kata sandi yang kita buat sendiri.

    1.1. Alat lain seperti KeePassX

    KeePassX tersedia untuk GNU Linux, Windows dan Mac OS X. Alat serupa lainnya antara lain:

    • KeePassDroid: Perangkat lunak free and open-source untuk Android. Format basis datanya kompatibel dengan KeePassX.
    • MiniKeePass: Perangkat lunak free and open-source untuk iPhone. Format basis datanya kompatibel dengan KeePassX.
    • KeePass: Perangkat lunak free and open-source untuk Windows dan GNU/Linux. Format basis datanya kompatibel dengan KeePassX.
    • 1Password: produk komersil yang tersedia untuk Mac OS X, Microsoft Windows, iPhone dan iPad.

    2. Menginstal KeePassX

    Jika anda menjalankan rilis terbaru dari distribusi Linux anda, anda mungkin dapat menginstal versi terbaru KeePassX langsung dari pusat perangkat lunak anda. Sayangnya, hal ini tidak berlaku untuk Ubuntu, karena ia tidak menyertakan KeePassX versi 2 di Perangkat Lunak Ubuntu. Jadi, jika anda menjalankan Ubuntu 16.04, kami menyarankan anda untuk menginstal KeePassX dengan menggunakan commandline package manager (pengelola paket barisan perintah) bernama apt-get. Bagian 2.1 mencakup cara melakukan ini

    Ikuti langkah pada bagian ini untuk menentukan apakah distribusi Linux anda sudah memiliki KeePassX 2.0.2 atau lebih. Lalu:

    • Jika anda menemukan versi 2.0.2 atau lebih di dalam pusat perangkat lunak, instal, luncurkan, dan lanjutkan ke Bagian 3
    • Jika anda tidak menemukan KeePassX di dalam pusat perangkat lunak, ikuti langkah pada Bagian 2.1 untuk menginstalnya dengan menggunakan commandline package manager apt-get
    • Jika anda hanya dapat menemukan versi 0.4.3, pertimbangkan untuk meningkatkan versi distribusi Linux anda dan kembali ke bagian ini.

    Anda dapat memeriksa untuk melihat versi KeePassX mana yang dimiliki oleh pusat perangkat lunak anda dengan mengikuti langkah di bawah.

    Langkah 1. Luncurkan pusat perangkat lunak

    Langkah 2. Ketik "KeePassX" di dalam kotak pencarian dan tekan Enter

    Hasil yang keluar tergantung pada sistem anda. Jika anda menjalankan versi terkini Ubuntu, pusat perangkat lunak anda akan bernama Perangkat Lunak Ubuntu dan ia mungkin tidak akan memiliki KeePassX:

    Gambar 1: Gagal menemukan KeePassX di Perangkat Lunak Ubuntu

    Pada kasus ini, anda dapat langsung melanjutkan ke Bagian 2.1.

    Jika anda menjalankan versi lebih lama dari Ubuntu, pusat perangkat lunak akan bernama Pusat Perangkat Lunak, dan tampilannya akan sedikit berbeda. Ia mungkin akan memiliki versi lama dari KeePassX. Langkah berikut ini menunjukkan cara untuk memeriksa versi KeePassX yang mana yang dimilikinya.

    Gambar 2: Menemukan versi lama KeePassX di Pusat Perangkat Lunak

    Langkah 3. Klik entri untuk KeePassX

    Gambar 3: Memilih KeePassX di Pusat Perangkat Lunak Ubuntu

    Langkah 4. Klik [Info selengkapnya]

    Gambar 4: Informasi tentang KeePassX di Pusat Perangkat Lunak Ubuntu

    Langkah 5. Gulir ke bawah jika diperlukan, sampai anda melihat informasi Versi di bagian bawah jendela:

    2.1 Menginstal KeePassX pada sistem Ubuntu yang lebih baru

    Jika anda menjalankan rilis terkini dari Linux, namun KeePassX versi 2.0.2 atau lebih tidak ada di dalam pusat perangkat lunak, ikuti langkah di bawah untuk menginstalnya dengan menggunakan commandline package manager apt-get.

    Langkah 1. Klik dan ketik "terminal"

    Gambar 1: Meluncurkan Terminal dengan layar Cari pada komputer anda Ubuntu

    Langkah 2. Klik ikon Terminal untuk meluncurkan Terminal.

    Gambar 1: Terminal Ubuntu

    Langkah 3. Ketik sudo apt-get update di Terminal dan tekan Enter

    Gambar 2: Memutakhirkan daftar perangkat lunak yang dapat diinstal oleh apt-get

    Langkah 4. Masukkan kata sandi yang anda gunakan untuk memasuki komputer dan tekan Enter

    Catatan: Tidak ada yang akan tampil di Terminal pada saat anda memasukkan kata sandi.

    Gambar 3: Setelah memutakhirkan daftar perangkat lunak yang dapat diinstal oleh apt-get

    Langkah 5. Ketik apt-cache show keepassx di Terminal dan tekan Enter

    Gambar 4: Mencari informasi mengenai versi KeePassX yang dapat diinstal oleh apt-get

    Cari Versi KeePassX yang ditampilkan di Terminal. Ia disorot di atas. Jika ia mengatakan versi 2.0.2 atau lebih, lanjutkan ke bawah. Jika ia menunjukkan versi lebih lama, pertimbangkan untuk meningkatkan versi distribusi Linux anda dan kembali ke bagian ini.

    Langkah 6. Ketik sudo apt-get install keepassx di Terminal dan tekan Enter.

    Gambar 5: Menginstal versi terbaru KeePassX dalam repositori (penyimpanan) Ubuntu package management

    Langkah 7. Jika diminta, masukkan kata sandi yang anda gunakan untuk memasuki komputer dan tekan Enter

    Gambar 6: Setelah menginstal KeePassX

    Anda dapat menutup Terminal dengan mengetik exit dan menekan Enter.

    Langkah 8. Meluncurkan KeePassX

    3. Membuat dan menyimpan basis data KeePassX

    Setelah meluncurkan KeePassX, ikuti langkah di bawah untuk membuat dan menyimpan basis data kata sandi.

    Gambar 1: KeePassX tanpa basis data yang terbuka

    Langkah 1. Klik Basis data dan pilih [Basis data baru] dari bilah menu KeePassX.

    Gambar 2: Membuat Basis data baru di bilah menu KeePassX

    Penting: Kunci utama anda akan digunakan untuk mengenkripsi basis data kata sandi anda. Ini adalah cara KeePassX melindungi semua kata sandi lainnya yang ia simpan, jadi sangat penting bagi anda untuk memilih kunci utama yang kuat dan anda tidak boleh menggunakannya di tempat lain. Selain itu, kata sandi ini harus mudah diingat. (Tentunya anda tidak dapat menyimpan kunci utama KeePassX di dalam KeePassX, namun membuat catatan tertulis akan membuat tujuan basis data terenkripsi menjadi sia-sia. Dan, jika anda melupakannya, anda akan kehilangan akses terhadap segala data di dalam basis data anda.) Jadi, ambil waktu untuk memikirkan kata sandi yang kuat dan mudah diingat. Untuk saran lebih lanjut, lihat panduan Cara Membuat dan Mempertahankan Kata Sandi yang Aman.

    Gambar 3: Memilih kunci utama untuk basis data kata sandi KeePassX anda

    Langkah 2. Pilih kunci utama yang kuat dan mudah diingat, lalu masukkan ke kolom Masukkan sandi dan Ulangi sandi.

    Catatan: Jika anda ingin memeriksa kunci utama anda (dengan asumsi tidak ada orang lain yang dapat melihat layar anda), klik tombol . Untuk menyembunyikan kunci utama anda, klik tombol yang sama sekali lagi.

    Langkah 3. Klik [OK].

    Gambar 4: Basis data kata sandi KeePassX yang baru, kosong, dan belum disimpan

    Penting: Seperti kebanyakan dokumen elektronik, anda harus menyimpan basis data kata sandi anda setelah anda membuatnya dan kapanpun anda memutakhirkannya. Jika tidak, perubahan yang anda lakukan akan hilang atau terhapus. Basis data yang belum pernah disimpan akan menampilkan tulisan "Basis data baru*" pada bilah judul. Lihat gambar di atas untuk contohnya. Basis data yang telah dimodifikasi setelah ia terakhir disimpan akan memiliki tanda asterisk atau bintang (*) setelah nama filenya di bilah judul.

    Langkah 4. Klik Basis data dan pilih Simpan basis data sebagai dari bilah menu KeePassX. (Anda juga dapat menekan Ctrl-S)

    Gambar 5: Menyimpan basis data kata sandi KeePassX yang baru untuk pertama kalinya

    KeePassX akan mengaktivasi peramban file sehingga anda dapat memilih lokasi untuk menyimpan basis data kata sandi anda dan memberi nama padanya.

    Gambar 6: Memilih nama dan lokasi untuk basis data kata sandi anda

    Langkah 5. Temukan lokasi di mana anda ingin menyimpan basis data anda

    Pada contoh ini, kita akan menyimpan basis data KeePassX di Desktop, namun anda dapat menyimpannya di mana saja. Misalnya, jika anda menyimpannya di perangkat memori USB dengan salinan aplikasi KeePassX, anda dapat mengakses dan menggunakan basis data anda pada komputer lain. (Selama anda percaya bahwa komputer lain tersebut tidak terinfeksi malware!)

    Langkah 6. Masukkan nama file ke dalam kotak File name

    Tips: Pada contoh ini, kita menggunakan nama kata sandi.kdb, namun anda dapat menamakannya apa saja. Jika anda khawatir bahwa seseorang dengan akses ke komputer anda dapat melihat file ini dan menuntut anda untuk memberikan kata sandi utamanya, anda mungkin ingin memberikan nama yang tidak terlalu mencolok. Jika anda menambahkan "ekstensi" tiga huruf yang berbeda di akhir nama file, misalnya, sistem operasi anda biasanya akan memberikan file tersebut ikon yang "terlihat lebih normal". Anda dapat menamakan basis data kata sandi tersebut "Resep.docx" atau "Perjanjian Sewa.pdf". Namun, ingatlah bahwa jika anda memberikan nama yang tidak berakhiran dengan ".kdbx" untuk basis data kata sandi anda, anda tidak dapat mengklik dua kali file tersebut untuk membukanya di KeePassX. Anda harus meluncurkan KeePassX dulu, baru membuka basis data anda dengan menggunakan menu. Untungnya, KeePassX akan mengingat basis data terakhir yang anda buka, sehingga anda tidak perlu sering-sering melakukan ini.

    Gambar 7: Memilih nama dan lokasi untuk basis data kata sandi anda

    Langkah 7. Klik [Save]

    Gambar 8: Setelah anda menyimpan basis data KeePassX yang kosong untuk pertama kalinya

    Note: Bilah judul basis data kata sandi anda tidak lagi berjudul "Basis data baru*."

    Sekarang anda telah menyimpan basis data KeePassX anda, pastikan bahwa anda bisa mencari dan membukanya kembali dengan menggunakan kunci utama anda sebelum mulai menambahkan entri kedalamnya.

    Langkah 8. Klik Basis data dan Pilih Tutup basis data dari menu KeePassX

    Gambar 9: Menutup basis data KeePassX

    Sekarang cari dan buka kembali basis data KeePassX anda dengan menggunakan kunci utama anda.

    Langkah 9. Klik Basis data dan Pilih Buka basis data dari menu KeePassX

    Gambar 10: Membuka basis data KeePassX

    KeePassX akan menampilkan peramban file sehingga anda dapat menemukan lokasi basis data kata sandi anda.

    Gambar 11: Menemukan lokasi basis data KeePassX anda

    Langkah 10. Temukan lokasi di mana anda menyimpan basis data anda dan klik file tersebut.

    Langkah 11. Klik [OK]

    Gambar 12: Memasukkan kunci utama anda

    Langkah 12. Masukkan kunci utama untuk basis data kata sandi KeePassX ini.

    Langkah 13. Klik [OK]

    Gambar 13: Basis data kosong yang dibuka kembali

    Tips: Jika anda tidak dapat membuka kembali basis data anda karena lupa dengan kunci utamanya, anda harus membuat basis data yang baru. Kunci utama yang hilang tidak dapat dipulihkan kembali.

    4. Membuat dan mengelola entri kata sandi

    4.1 Buat grup baru jika diperlukan

    Ikuti langkah di bawah untuk membuat Grup baru. Pada contoh ini, kita akan membuat grup bernama "Surel".

    Gambar 1: Basis data kata sandi KeePassX yang kosong

    Langkah 1. Klik Grup dan pilih Tambah grup baru dari menu KeePassX

    Gambar 2: Membuat grup baru di KeePassX

    Langkah 2. Masukkan nama grup ke dalam kotak Nama.

    Gambar 3: Menamakan grup baru di KeePassX

    Langkah 3. Klik [OK].

    4.2. Membuat entri kata sandi baru

    Ikuti langkah di bawah untuk membuat entri baru di basis data kata sandi KeePassX anda.

    Langkah 1. Pastikan bahwa Grup yang benar sudah dipilih. Pada contoh ini, kita akan menggunakan grup baru yang telah dibuat pada bagian sebelumnya.

    Gambar 1: Memilih grup untuk entri baru anda

    Langkah 2. Klik tombol . (Anda juga dapat menekan Ctrl-N.)

    Gambar 2: Layar Tambah entri

    Layar Tambah entri memampukan anda untuk menyimpan informasi mengenai akun atau kata sandi tertentu di dalam basis data KeePassX anda. Kebanyakan informasi ini bersifat opsional.

    Elemen kunci antara lain:

    • Judul: Nama untuk mendeskripsikan entri tersebut. Contohnya: 'Riseup'
    • Sandi: Kata sandi anda untuk akun ini. Anda dapat memasukkan kata sandi secara manual atau mengklik tombol [Gen.] di sebelah kolom Ulangi untuk menghasilkan kata sandi yang acak. (Lihat bagian berikut untuk mempelajari lebih lanjut tentang Password Generator (Penghasil Kata Sandi).) Anda dapat
    • Ulangi: Konfirmasi bahwa anda telah memasukkan kata sandi yang benar dengan memasukkannya untuk kedua kalinya.

    Elemen opsional antara lain:

    • Nama pengguna: Nama pengguna yang terkait dengan entri ini. Contohnya: "ekaterina".
    • URL: Situs web yang terkait dengan entri kata sandi tersebut. Contohnya: "https://mail.riseup.net".
    • Kedaluwarsa: Anda dapat menambahkan pengingat bagi diri anda untuk mengganti kata sandi pada waktu tertentu (misalnya, setiap enam bulan sekali) dengan mencentang kotak Kedaluwarsa.
    • Catatan: Di sini anda dapat memasukkan catatan umum tentang entri tersebut. Contohnya antara lain informasi konfigurasi server, tautan ke kebijakan privasi, "pertanyaan keamanan" yang dipilih, dll. Komentar anda akan dienkripsi bersama dengan kata sandi anda ketika anda menutup

    Untuk mengganti ikon entri tersebut atau menambahkan lampiran (yang akan dienkripsi bersama dengan hal lainnya), pilih kategori terkait pada kolom di paling kiri.

    Catatan: Membuat atau memodifikasi entri kata sandi di KeePassX tidak mengganti kata sandi pada akun anda yang sebenarnya! Pikirkan KeePassX sebagai sebuah buku alamat elektronik untuk kata sandi anda. Ia hanya menyimpan apa yang anda tulis di dalamnya, tidak lebih.

    Langkah 3. Masukkan informasi yang terkait dengan akun atau kata sandi yang ingin anda simmpan di basis data KeePassX anda.

    Gambar 3: Mengisi form Tambah entri

    Note: Jika anda ingin menghasilkan kata sandi baru yang acak untuk entri ini dengan menggunakan Password Generator KeePassX, lihat bagian berikut.

    Langkah 4. Klik [OK].

    Gambar 4: Entri baru telah dibuat

    Penting: Perhatikan asterisk (*) setelah passwords.kdbx di bilah judul. Ini berarti bahwa anda telah melakukan perubahan pada basis data anda, namun belum menyimpannya.

    Langkah 5. Klik tombol untuk menyimpan basis data kata sandi anda. (Anda juga dapat menekan Ctrl-S.)

    4.3 Membuat kata sandi acak

    Anda mungkin dapat membuat sendiri kata sandi yang kuat, namun hal ini sangat sulit dilakukan. Dan, lebih sulit lagi jika anda berharap kata sandi tersebut mudah untuk diingat. Jauh lebih mudah untuk membuat kata sandi yang panjang, kompleks, dan benar-benar acak yang hampir mustahil untuk diingat tapi dijamin kuat. Jika anda bersedia dan mampu mengandalkan KeePassX setiap kali anda perlu memasukkan kata sandi tertentu, anda perlu mempertimbangkan untuk menggunakan strategi ini.

    Anda dapat menghasilkan kata sandi yang acak pada saat membuat entri baru atau pada saat menyunting entri yang sudah ada. Untuk melakukan ini, ikuti langkah di bawah pada saat anda sampai di layar Tambah entri baru atau Sunting entri.

    Gambar 1: Menyunting atau membuat entri

    Langkah 1. Klik tombol [Gen.] di sebelah kotak Ulangi.

    Gambar 2: Random Password Generator KeePassX

    Password Generator KeePassX memampukan anda untuk menentukan panjangnya kata sandi anda dan jenis karakter yang digunakan untuk membuatnya. Kita akan tetap menggunakan pengaturan baku pada contoh ini, sehingga kata sandi acak kita akan terdiri atas 16 karakter dan mengandung huruf besar, huruf kecil, dan nomor.

    Tips: Selama tidak ada orang lain yang bisa melihat layar anda, anda dapat melihat kata sandi yang dihasilkan secara acak dengan mengklik tombol di sebelah kanan kotak Sandi yang kedua. (Yang mengandung kata sandi tersembunyi.) Dengan mengklik tombol yang sama sekali lagi, kata sandi anda akan disembunyikan kembali.

    Langkah 2. Klik [Terima].

    KeePassX akan secara otomatis memasukkan kata sandi yang dihasilkan secara acak ke dalam kolom Sandi dan Ulangi. Jika entri ini sudah mengandung kata sandi, ia akan digantikan oleh kata sandi yang baru pada saat anda mengklik OK.

    Gambar 3: Entri KeePassX dengan kata sandi yang dihasilkan secara acak

    Langkah 3. Klik [OK].

    Gambar 4: Entri baru atau disunting dengan kata sandi yang dihasilkan secara acak

    Langkah 4. Simpan basis data KeePassX anda.

    4.4. Menyunting entri kata sandi yang sudah ada

    Anda dapat menyunting entri yang sudah ada untuk mengganti kata sandi anda atau memodifikasi rincian lainnya. Jika hal lain tidak diubah, anda setidaknya perlu mengganti kata sandi anda secara berkala.

    Penting: Jika anda mengandalkan KeePassX sepenuhnya untuk menyimpan kata sandi anda pada akun tertentu - dan bukannya mengingatnya - jangan lupa untuk memasuki akun anda sebelum menghasilkan kata sandi baru di KeePassX. Jika tidak, anda mungkin akan mengganti kata sandi di entri KeePassX, menyimpannya pada basis data, dan menemukan bahwa anda sudah tidak lagi dapat memasuki akun tersebut. Jika ini terjadi, terdapat layar Riwayat untuk setiap entri kata sandi. (Ini terlihat di sebelah kiri Gambar 3 di bawah.) Anda dapat menggunakan fitur ini untuk mengakses kata sandi lama untuk entri ini.

    Pada contoh ini, kita akan memodifikasi akun Gmail di grup Email group yang kita buat sebelumnya. Untuk menyunting suatu entri, ikuti langkah di bawah:

    Langkah 1. Pilih grup Email dari daftar di sebelah kiri jendela untuk melihat entri di dalam grup tersebut.

    Gambar 1: Memilih grup di jendela utama basis data KeePassX

    Langkah 2. Klik kanan entri yang terpilih dan pilih Lihat/Sunting entri.

    Gambar 2: Memilih entri KeePassX untuk dilihat atau disunting

    Ini akan membuka entri yang terpilih untuk disunting.

    Gambar 3: Melihat atau menyunting entri KeePassX

    Dengan entri yang terbuka, anda dapat menambahkan informasi baru atau menyunting informasi yang sudah ada, termasuk kata sandi. Anda juga dapat menggunakan tombol [Gen.] untuk menghasilkan kata sandi baru yang acak. Saat anda selesai, anda dapat menyimpan perubahan yang dibuat dengan mengikuti langkah di bawah.

    Langkah 3. Klik [OK].

    Gambar 4: Entri KeePassX yang dimodifikasi

    Langkah 4. Klik tombol untuk menyimpan basis data kata sandi anda. (Anda juga dapat menekan Ctrl-S.)

    Catatan: Ingatlah bahwa melakukan perubahan pada entri KeePassX hanya memutakhirkan basis data KeePassX. Ia tidak memutakhirkan informasi tersebut secara otomatis di tempat lain. Jika anda mengganti kata sandi akun atau login, anda perlu melakukan perubahan baik pada akun maupun pada entri KeePassX.

    5. Menggunakan entri di basis data KeePassX anda

    Salah satu fitur terbaik KeePassX adalah ia menyimpan kata sandi yang panjang dan kuat dengan aman, sehingga anda tidak perlu menghafalkannya (atau menggunakannya ulang, yang sangat berbahaya). KeePassX memampukan anda untuk menyalin kata sandi anda dari basis data dan menempelkannya langsung di layar kata sandi atau login yang terkait. (Kata sandi yang disalin dengan cara ini hanya akan tersimpan di papan klip anda selama kurang lebih 10 detik. Jadi, jika seseorang dengan akses fisik ke perangkat anda datang setelah anda dan mencoba menempelkannya ke dalam dokumen kosong, kata sandi anda tidak akan terungkap.)

    5.1 Memasuki akun dengan menggunakan KeePassX

    Pada contoh ini, kita akan memasuki akun webmail dengan menyalin dan menempelkan kata sandi dari entri KeePassX untuk layanan surel Riseup.

    Langkah 1. Jelajah ke layar login penyedia layanan anda.

    Gambar 1: Layar login surel Riseup

    Langkah 2. Masukkan kata sandi anda.

    Note: Jika anda memasukkan nama pengguna entri ini di KeePassX, anda dapat menyalinnya langsung ke papan klip dengan menu klik kanan (atau dengan menekan Ctrl-B). Anda kemudian dapat menempelkannya ke layar login, dan bukannya mengetiknya secara langsung.

    Langkah 3. Pindah ke KeePassX.

    Gambar 2: Mencari entri yang sesuai di basis data kata sandi KeePassX anda

    Langkah 4. Klik Grup di mana entri anda terletak didalamnya.

    Langkah 5. Klik kanan entri yang sesuai dan pilih Salin sandi. (Anda juga dapat mengklik entri dan menekan Ctrl-C.)

    Gambar 3: Menyalin kata sandi dengan menggunakan menu klik kanan

    Langkah 6. Pindah kembali ke layar login

    Langkah 7. Klik kanan kotak password (kata sandi) dan pilih Tempel.

    Gambar 4: Menempelkan kata sandi ke dalam layar login

    Anda akan melihat kata sandi tersembunyi tampil di kotak Password

    Gambar 5: Menempelkan kata sandi ke dalam layar login

    Langkah 8. Klik [Login]

    Gambar 6: Sukses masuk dengan menggunakan KeePassX

    Tip: Untuk penyalinan, perpindahan antar aplikasi, dan penempelan yang lebih mudah, berlatihlah menggunakan pintasan papan kunci:

    • Pilih Grup, Klik entri, tekan dan tahan kunci Ctrl, lalu tekan c untuk menyalin kata sandi anda.
    • Klik di dalam kotak Password, Tekan dan tahan kunci Ctrl, lalu tekan V untuk menempelkan kata sandi tersebut.
    • Anda dapat menggunakan Ctrl-B alih-alih menggunakan Ctrl-C untuk menyalin nama pengguna (dan bukannya kata sandi) dari dalam KeePassX
    • Untuk berpindah antara jendela yang terbuka dengan cepat, Tekan dan tahan kunci Alt, lalu tekan kunci Tab

    6. Mengelola basis data KeePassX anda

    6.1 Mengunci dan menutup KeePassX

    Meninggalkan basis data kata sandi KeePassX anda dalam keadaan terbuka umpamanya seperti menyimpan barang berharga anda di dalam sebuah brankas dan melupakan untuk menutup pintunya. Siapapun dengan akses ke komputer anda selama beberapa detik dapat menduplikasi seluruh isinya. Jadi, ketika anda tidak secara aktif menyalin dan menempelkan kata sandi, anda sebaiknya menutup basis data anda. Anda harus memasukkan kembali kunci utama anda pada saat berikutnya anda perlu mencari entri tertentu, namun ini merupakan hal yang baik.

    KeePassX memiliki beberapa pengaturan opsional yang dirancang untuk membuat hal ini menjadi lebih mudah, seperti kemampuan untuk mengunci basis data anda secara otomatis. Ikuti langkah di bawah untuk mengaktifkan fitur tersebut dan berlatih mengunci basis data anda dengan cepat.

    Langkah 1. Klik Perkakas dan pilih Pengaturan dari bilah menu KeePassX, seperti pada gambar di bawah

    Gambar 1: Memilih menu Pengaturan

    Ini akan menampilkan layar Pengaturan

    Gambar 2: Layar pengaturan KeePassX

    Langkah 2. Klik Keamanan dari daftar kategori di sebelah kiri

    Gambar 3: Pengaturan Keamanan KeePassX

    Pada contoh ini, kita akan mengkonfigurasi KeePassX untuk terkunci secara otomatis setelah satu menit.

    Gambar 4: Mengkonfigurasi KeePassX untuk terkunci secara otomatis

    Langkah 3. Centang kotak Kunci basis data setelah tidak aktif selama

    Langkah 4. Masukkan jumlah detik pada kolom di sebelah kanan

    Tips: Perhatikan bahwa anda juga dapat mengganti jumlah detik dimana KeePassX membiarkan kata sandi yang tersalin pada papan klip sebelum menghapusnya. Jika pengaturan baku 10 seconds tidak cukup, anda mungkin ingin mengganti nilai pada Kosongkan papan klip setelah menjadi 20 detik.

    Langkah 5. Klik [OK]

    Anda juga dapat mengunci basis data kata sandi anda secara manual. Ikuti langkah di bawah untuk berlatih menyimpan dan mengunci basis data anda dengan cepat.

    Langkah 6. Tekan Ctrl-S untuk menyimpan basis data kata sandi anda. (Anda juga dapat mengklik tombol .)

    Langkah 7. Tekan Ctrl-L untuk mengunci basis data kata sandi anda. (Anda juga dapat mengklik tombol .)

    Gambar 7: Basis data terkunci di KeePassX

    Untuk membuka basis data anda kembali, ikuti langkah di bawah.

    Gambar 5: Membuka basis data KeePassX yang terkunci

    Langkah 8. Masukkan kunci utama anda di dalam kotak Sandi.

    Langkah 9. Klik [OK].

    6.2 Membuat cadangan basis data KeePassX

    Anda sebaiknya membuat beberapa salinan basis data kata sandi anda dan mencoba menyimpan setidaknya satu cadangan yang relatif termutakhir. Semua salinan cadangan anda akan dilindungi oleh kunci utama, sehingga cukup aman untuk menyimpannya di dalam perangkat keras dan perangkat memori USB yang biasa dan tidak terenkripsi.

    Untuk membuat cadangan salinan basis data kata sandi anda, ikuti langkah di bawah:

    Langkah 1. Temukan basis data kata sandi anda

    Gambar 1: Menemukan lokasi basis data kata sandi anda

    Langkah 2. Klik kanan basis data kata sandi anda

    Gambar 2: Menyalin basis data kata sandi anda

    Langkah 3. PIlih Salin

    Langkah 4. Buka lokasi lainnya. Pada contoh ini, kita menggunakan perangkat memori USB.

    Gambar 3: Menemukan lokasi untuk cadangan anda

    Langkah 5. Klik kanan lokasi yang telah anda pilih

    Gambar 4: Memilih lokasi cadangan

    Langkah 6. Pilih Tempel

    Gambar 5: Menempelkan cadangan salinan basis data kata sandi anda

    Langkah 7. Klik kanan cadangan salinan basis data kata sandi anda.

    Gambar 6: Mengganti nama cadangan salinan anda

    Langkah 8. Pilih Ganti nama.

    Gambar 7: Memilih nama baru untuk cadangan salinan anda

    Langkah 9. Ketik nama yang baru untuk cadangan salinan anda sehingga anda tidak mencampuradukkannya dengan salinan utama anda. (Di sini kita menggunakan "pwd-backup1.kdbx".)

    Langkah 10. Tekan Enter

    Gambar 8: Basis data kata sandi cadangan yang baru

    Tips: KeePassX tidak memutakhirkan semua salinan basis data tertentu secara otomatis pada saat suatu perubahan dilakukan. Anda harus melakukannya secara manual. Praktik baik yang dapat dilakukan adalah untuk secara berkala mengganti cadangan salinan basis data KeePassX anda. Dengan begitu, anda tidak akan kehilangan semua entri baru anda jika anda salah menaruh file basis data anda.

    6.3. Mengatur ulang kunci utama

    Anda dapat mengganti kunci utama basis data KeePassX kapanpun, dan sebaiknya anda melakukan ini secara berkala. Untuk mengganti kunci utama anda, ikuti langkah di bawah.

    Langkah 1. Klik Basis data dan pilih Ubah kunci utama dari bilah menu KeePassX, seperti pada gambar di bawah:

    Gambar 1: Mengubah kunci utama anda

    Ini akan memunculkan layar Ubah kunci utama.

    Gambar 2: Memilih kunci utama yang baru

    Langkah 2. Pilih kunci utama yang kuat dan masukkan ke dalam kotak Masukkan sandi dan Ulangi sandi.

    Langkah 3. Klik [OK].

    Langkah 4. Klik tombol untuk menyimpan basis data anda. (Anda juga dapat menekan Ctrl-S.)

    6.4 Mengimpor basis data kata sandi dari KeePassX versi 0.4.3

    Format basis data kata sandi yang digunakan dalam versi lama KeePassX (termasuk versi 0.4.3) sudah tidak lagi dipertahankan. Jika anda memiliki basis data kata sandi yang dibuat dengan menggunakan versi KeePassX yang ini, anda sebaiknya mengimpornya ke dalam versi baru (versi 2.0.2 atau lebih baru) KeePassX dan menyimpannya kembali. Untuk melakukan ini, ikuti langkah di bawah.

    Pada contoh ini, kita berasumsi bahwa anda sudah memiliki basis data kata sandi termutakhir yang dibuka di KeePassX, tapi anda juga dapat mengimpor basis data ke dalam instalasi baru KeePassX.

    Langkah 1. Klik Basis data dan pilih Impor basis data KeePass 1, seperti pada gambar di bawah.

    Gambar 1: Mengimpor basis data kata sandi lama

    Pada contoh ini, kita akan mengimpor file bernama "keepassx-lama-db.kdb" yang terletak di Desktop.

    Langkah 2. Temukan lokasi basis data kata sandi anda yang lama.

    Gambar 2: Menemukan lokasi basis data kata sandi KeePass anda

    Langkah 3. Memilih file basis data kata sandi.

    Langkah 4. Pilih [Buka].

    Langkah 5. Masukkan kunci utama basis data kata sandi anda yang lama.

    Gambar 3: Memasukkan kunci utama basis data kata sandi anda yang lama

    Langkah 6. Klik [OK].

    Catatan: Jika anda sudah memiliki basis data yang terbuka, KeePassX akan membuka basis data anda yang lama pada tab kedua

    Gambar 4: Basis data kata sandi kedua, yang lebih lama, terbuka pada tab kedua

    Anda dapat menyimpan basis data ini seperti biasa dan ia akan dikonversi ke format basis data KeePassX terkini.

    Langkah 7. Klik tombol untuk menyimpan basis data lama anda dalam format baru. (Anda juga dapat menekan Ctrl-S.)

    Gambar 5: Menyimpan salinan termutakhir dari basis data kata sandi yang lama

    Pada contoh ini, kita menyimpan basis data kata sandi yang diimpor pada Desktop dan menamakannya "diimpor-db.kdbx".

    Langkah 8. Temukan lokasi di mana anda ingin menyimpan salinan baru dari basis data kata sandi tersebut.

    Langkah 9. Masukkan nama file untuk basis data kata sandi baru anda ke dalam kotak File name

    Gambar 6: Memilih lokasi dan nama untuk basis data kata sandi anda yang sudah dimutakhirkan

    Langkah 10. Klik [Save]

    Sekarang basis data anda yang diimpor sudah termutakhir dan seharusnya sudah mengandung seluruh entri yang sebelumnya sudah dimilikinya. Anda dapat mengakses dan memodifikasinya dengan biasa, dengan menggunakan versi termutakhir dari KeePassX dan kunci utama aslinya.

    Catatan: Jangan bingung dengan nama file yang ditampilkan pada bilah judul KeePassX atau pada tab. Ia akan menampilkan nama sebelumnya dari basis data kata sandi tersebut, bahkan ketika anda membuka file termutakhir yang sudah diimpor. (Perhatikan "basisdata-lama.kdb" pada gambar di atas. Pada kenyataannya, basis data ini sekarang bernama "diimpor-db.kdbx".)

    Tanya Jawab

    T: Jika seandainya saya melupakan kunci utama saya, apakah ada yang bisa saya lakukan untuk mendapatkan kembali kata sandi yang saya simpan?

    J: Tidak. Tidak ada yang bisa anda lakukan di dalam situasi tersebut. Untuk mencegah ini terjadi, anda dapat menggunakan beberapa metode untuk mengingat kata sandi atau kata kunci yang dijelaskan pada panduan Cara Membuat dan Mempertahankan Kata Sandi yang Aman.

    T: Dan jika saya membongkar KeePassX, apa yang akan terjadi dengan kata sandi saya?

    J: Program akan dihapuskan dari komputer anda, tapi basis data anda (disimpan dalam file .kdbx) akan tetap ada. Anda dapat membuka file tersebut kapanpun anda memerlukannya jika anda menginstal kembali KeePassX.

    T: Sepertinya saya tidak sengaja menghapus file basis data!

    J: Semoga anda sudah membuat cadangan data sebelumnya. Pastikan bahwa anda tidak hanya lupa saja tempat anda menyimpannya di awal. Cari file dengan ekstensi .kdbx pada komputer anda. Jika anda benar telah menghapusnya, dan jika anda bergerak dengan cepat, anda mungkin dapat menggunakan perangkat lunak pemulihan (recovery software) untuk mengembalikan file tersebut.