Lindungi komputer Linuxmu
Daftar Isi
- Jika kamu baru memutuskan menggunakan Linux
- Gunakan versi terakhir dari sistem operasi (OS) perangkatmu
- Perbarui secara rutin semua aplikasi yang terpasang
- Gunakan aplikasi dari sumber terpercaya
- Hapus aplikasi yang tidak kamu perlukan dan gunakan
- Periksa perizinan aplikasimu dan akun yang terhubung
- Matikan lokasi dan bersihkan riwayatnya
- Buat akun pengguna terpisah pada perangkatmu
- Hapus pengguna yang tidak diperlukan yang terkait dengan perangkatmu
- Lindungi akun penggunamu dengan frasa sandi yang kuat
- Mengatur layar ke mode tidur dan kunci
- Mengontrol apa yang terlihat saat perangkatmu terkunci
- Gunakan penyaring privasi fisik yang bisa mencegah orang lain melihat layarmu
- Gunakan penutup kamera
- Matikan konektivitas yang tidak kamu gunakan
- Bersihkan jaringan wifi yang tersimpan
- Matikan fitur berbagi yang tidak kamu gunakan
- Menggunakan firewall
- File privacy system settings
- Lihat juga
Jika kamu menggunakan Linux, kamu mungkin pernah mendengar mitos bahwa Linux lebih aman dari Windows. Ini tidak sepenuhnya benar. Keamanan bergantung pada kombinasi dari bagaimana kita menggunakan perangkat, dan perangkat lunaknya, yang bisa ditemukan memiliki kerentanan kapan saja. Saat kebanyakan perangkat lunak berbahaya menargetkan sistem operasi yang lebih banyak dpakai seperti Windows atau Android, kamu tetap bisa mendapatkan perangkat lunak berbahaya sebagai pengguna Linux, contohnya, kau mengklik tautan yang terinfeksi atau membuka tautan berbahaya. Baca panduan kami tentang bagaimana melindungi dirimu dari perangkat lunak berbahaya.
If you are new to Linux and you are considering which of its many types (distributions) you should use, we recommend you make a decision based on: your technical skills level and use case, the distribution's LTS (long-term support) release schedule, its hardware requirements, the size and activity of its community, and the availability of technical documentation. Note that not every Linux distribution offers the same level of security and protection, speed of updates, and choices of secure software. Ubuntu, Fedora, and Linux Mint are good options for beginners.
Panduan ini secara khusus mencakup Ubuntu. Jika kamu menggunakan Ubuntu, panduan ini akan berguna. Jika kamu menggunakan jenis Linux lain, panduan ini bisa jadi berguna, atau kamu bisa mencari topik yang sebanding pada bagian bantuan atau dukungan untuk distribusi Linux yang kamu gunakan.
Ikuti langkah-langkah dalam panduan ini untuk membuat perangkatmu lebih aman. Biasakan memeriksa pengaturan ini dari waktu ke waktu, untuk memastikan tidak ada yang berubah.
Jika kamu baru memutuskan menggunakan Linux
- Ikuti langkah-langkah dalam panduan resmi pemasangan Ubuntu.
- Possibly encrypt your whole device by choosing the Erase disk and install Ubuntu option and checking "Use LVM and encryption" in the Advanced features during Disk setup. When prompted, choose a strong disk passphrase as the security of encrypted data relies on the strength of the passphrase.
- Saat membuat detail masukmu pastikan untuk mengatur sebuah frasa sandi yang kuat dan tetap aktifkan “Memerlukan kata sandi untuk masuk”.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Meskipun serangan teknis bisa sangat mengkhawatirkan, perangkatmu juga bisa disita atau dicuri, yang memungkinkan seseorang untuk membobolnya. Untuk alasan ini, sebaiknya atur kunci layar dengan frasa sandi yang kuat untuk mengenkripsi komputermu dan frasa sandi kuat lainnya untuk melindungi akun penggunamu, sehingga tidak ada yang bisa mengakses perangkatmu hanya dengan menyalakannya dan menebak kata sandi yang pendek.
Gunakan versi terakhir dari sistem operasi (OS) perangkatmu
- Saat memperbarui perangkat lunak, lakukanlah dari tepat dan koneksi internet yang bisa dipercaya. seperti rumah atau kantormu, jangan melakukannya di warnet atau kedai kopi.
- Memperbarui ke versi terbaru dari sistem operasimu mungkin mengharuskanmu untuk mengunduh perangkat lunak dan memulai ulang perangkatmu beberapa kali. Kamu sebaiknya menyisihkan waktu untuk hal ini saat kamu tidak perlu melakukan pekerjaan menggunakan perangkatmu.
- Setelah memperbarui, periksa lagi jika ada pembaruan lebih lanjut yang tersedia sampai kamu tidak melihat adanya pembaruan baru.
- Sistem Linux umumnya dikenal tidak terlalu menuntut dalam hal perangkat
keras komputer, jadi jika kamu menggunakan Linux, kamu biasanya dapat
menggunakan perangkat untuk waktu yang lebih lama dibandingkan dengan
sistem operasi lain. Meskipun demikian, Ubuntu memiliki persyaratan
sistem
minimum
yang lebih tinggi dari distribusi Linux lainnya.
- Ubuntu menawarkan dukungan jangka panjang selama 5 tahun untuk versi utama LTSnya. Untuk tetap menerima pembaruan keamanan pada versi Ubuntu hingga 10 tahun, kamu bisa berlangganan Ubuntu Pro (gratis untuk individu).
- Jika versi terakhir Ubuntu tidak bekerja di perangkatmu, dan Ubuntu Pro bukan pilihan untukmu, amu bisa berpindah ke distiribusi Linux yang dibuat khusus untuk perangkat keras yang lebih usang, seperti Lubuntu.
- Jika kamu ingin memperbarui ke versi terbaru Ubuntu, menggunakan semua fungsinya, pertimbangkan untuk membeli perangkat baru.
- Temukan mana versi paling terbaru dari Ubuntu yang tersedia.
- Bandingkan dengan versi yang terpasang di perangkatmu.
- Periksa persyaratan sistem minimum untuk versi terkini Ubuntu yang stabil atau coba Ubuntu di komputermu dengan sebuah Live USB.
- Upgrade Ubuntu. If you’re upgrading from a very outdated release, you might have to repeat the upgrade process several times, as Ubuntu only supports sequential upgrades, from one release to the immediate next one.
- Untuk memastikan pembaruan terpasang sepenuhnya, selalu mulai ulang komputermu saat diminta, setelah proses pembaruan selesai.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Kerentanan baru dalam kode yang berjalan di perangkat dan aplikasimu ditemukan setiap hari. Para pengembang yang menulis kode tersebut tidak dapat memprediksi di mana kerentanan itu akan ditemukan, karena kode tersebut sangat kompleks. Penyerang dapat memanfaatkan kerentanan ini untuk masuk ke perangkatmu. Namun, pengembang perangkat lunak secara teratur merilis kode yang memperbaiki kerentanan tersebut. Itulah mengapa sangat penting untuk memasang pembaruan dan menggunakan versi terbaru dari sistem operasi untuk setiap perangkat yang kamu gunakan. Kami menyarankan untuk mengatur perangkatmu ntuk memperbarui secara otomatis sehingga kamu memiliki satu tugas yang tidak perlu diingat untuk dilakukan.
Perbarui secara rutin semua aplikasi yang terpasang
Gunakan aplikasi dari sumber terpercaya
- Install software using Ubuntu's App Center, or choose Synaptic for more advanced software management.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
App Center and Synaptic are the programs to use for installing applications and programs in Ubuntu. Install apps only from software repositories managed by these Linux distribution developers.
Jika kamu memutuskan bahwa manfaat dari aplikasi tertentu lebih besar dari risikonya, ambil langkah tambahan untuk melindungi dirimu, seperti merencanakan menyimpan informasi sensitif atau personal di luar dari perangkat tersebut. Bahkan dalam kasus ini, hanya pasang aplikasi dari situsweb pengembangnya. Situs unduhan "Cermin" kemungkinan tidak bisa dipercaya kecuali kamu tahu dan percaya dengan orang yang menyediakan layanan tersebut.
Untuk mempelajari bagaimana memutuskan apakah kamu harus menggunakan aplikasi tertentu, lihat bagaimana Security in a Box memilih peralatan dan layanan yang disarankan.
Hapus aplikasi yang tidak kamu perlukan dan gunakan
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Removing apps you do not use helps limit the number of apps that might be vulnerable. Apps you do not use may also transmit information about you that you may not want to share with others, like your location.
Periksa perizinan aplikasimu dan akun yang terhubung
- Tinjau perizinan dan akses ke informasi oleh aplikasi yang terpasang dengan pergi ke Pengaturan > Aplikasi dan mengeklik setiap aplikasi pada menu sebelah kiri.
- Tinjau akun daring yang kamu hubungkan ke perangkatmu (seperti Google, Facebook, dan NextCloud) dan periksa mana layanan yang bisa akun tersebut akses. Hapus akun yang tidak kamu gunakan.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Aplikasi yang mengakses detail atau layanan digital yang sensitif — seperti lokasi, mikrofon, kamera, atau pengaturan perangkatmu — juga bisa membocorkan informasi tersebut atau dapat dieksploitasi oleh penyerang. Jadi, jika kamu tidak memerlukan aplikasi untuk menggunakan layanan tertentu, matikan izin tersebut.
Matikan lokasi dan bersihkan riwayatnya
- Biasakan untuk mematikan layanan lokasi secara keseluruhan, atau saat kamu tidak menggunakannya, untuk seluruh perangkat maupun masing-masing aplikasi.
- Periksa secara reguler dan bersihkan riwayat lokasi jika kamu menyalakannya.
- Mematikan layanan lokasi.
- Periksa secara rutin dan bersihkan riwayat lokasi di Google Maps jika kamu menggunakannya. Untuk menghapus riwayat lokasi sebelumnya dan mengatur agar Google Maps tidak menyimpan aktivitas lokasimu, ikuti petunjuk untuk Linimasa Google Maps-mu dan Aktivitas Maps-mu.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Banyak dari perangkat kita yang melacak di mana kita berada, menggunakan GPS, menara ponsel (BTS), dan jaringan wifi yang kita gunakan. Jika perangkatmu menyimpan catatan lokasi fisikmu, maka ada kemungkinan seseorang dapat menemukanmu, atau dapat menggunakan catatan tersebut untuk menunjukkan bahwa kamu pernah pergi ke tempat tertentu atau mengasosiasikanmu dengan orang tertentu yang berada di tempat yang sama di waktu yang bersamaan denganmu.
Buat akun pengguna terpisah pada perangkatmu
- Buat lebih dari satu akun pengguna pada perangkatmu, dengan satu pengguna
memiliki privilese "admin" (administratif) dan yang lainnya dengan
privilese "standar" (non-admin).
- Hanya kamu yang seharusnya memiliki akses ke akun admin.
- Pengguna standar seharusnya tidak diizinkan untuk mengakses setiap aplikasi, berkas, atau pengaturan pada perangkatmu.
- Pertimbangkan untuk menggunakan pengguna standar untuk pekerjaan
sehari-harimu:
- Gunakan pengguna admin hanya saat kamu perlu membuat perubahan yang memengaruhi keamanan perangkat, seperti memasang perangkat lunak.
- Menggunakan pengguna standar sehari-hari dapat membatasi seberapa besar perangkatmu erpapar ancaman keamanan dari malware.
- Saat kamu melintasi perbatasan (../../assess-plan/safer-travel/), memiliki sebuah akun "perjalanan" bisa membantu menyembunyikan berkas yang lebih sensitif. Gunakan penilaianmu: apakah aparat perbatasan akan menyita perangkatmu untuk pemeriksaan menyeluruh, atau akan memaksamu masuk ke akunmu sehingga mereka bisa melihat dengan cepat? Jika kamu beranggapan mereka tidak akan memeriksa perangkatmu secara dalam, memakai akun standar untuk pekerjaan yang tidak sensitif akan memberikanmu penyangkalan yang masuk akal.
- Mengelola akun pengguna.
- Kelola siapa yang memiliki privilese administratif untuk mengubah pengaturan sensitif.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
We strongly recommend not sharing devices you use for sensitive work with anyone else. However, if you must share your devices with co-workers or family, you can better protect your device and sensitive information by setting up separate users on your devices in order to keep your administrative permissions and sensitive files protected from other people.
In Ubuntu, the sudo utility allows users to temporarily access superuser privileges to carry out system administrative tasks, instead of switching to a root user. Therefore, to reduce potential damage in case the device is compromised, follow the principle of least privilege by setting the minimum permissions necessary for applications and users to function.
Hapus pengguna yang tidak diperlukan yang terkait dengan perangkatmu
- Menghapus akun yang tidak diinginkan.
- Kelola siapa yang memiliki privilese administratif untuk mengubah pengaturan sensitif.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Saat kamu tidak menginginkan orang lain mengakses perangkatmu, lebih baik tidak membiarkan "pintu" tambahan itu terbuka di mesinmu (ini disebut "mengurangi permukaan serangan.") Selain itu, memeriksa apa yang setiap pengguna bisa akses di perangkatmu dapat menyingkap akun yang dibuat di perangkatmu tanpa sepengetahuanmu.
Lindungi akun penggunamu dengan frasa sandi yang kuat
- Gunakan sebuah frasa sandi panjang, bukan kata sandi yang pendek.
- Untuk mempelajari bagaimana mengubah frasa sandimu, lihat panduan Ubuntu tentang mengganti kata sandi.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Meskipun serangan teknis bisa sangkat mengkhawatirkan, perangkatmu bisa juga disita atau dicuri dan memungkinkan seseorang untuk membobolnya. Untuk alasan ini, sebaiknya atur kunci layar dengan frasa sandi yang kuat untuk melindungi akun penggunamu, sehingga tidak ada yang bisa mengakses perangkatmu hanya dengan menyalakannya dan menebak kata sandi yang pendek.
Mengatur layar ke mode tidur dan kunci
- Atur layarmu agar terkunci segera setelah kamu berhenti menggunakannya (cobalah atur ke 1 atau 5 menit dan lihat mana yang terbaik untukmu). Untuk membuka kunci layarmu, kamu akan memerlukan frasa sandi pengguna.
- Menggunakan sidik jari atau wajah untuk membuka kunci komputermu bisa
digunakan untuk merugikanmu dengan paksaan; jangan gunakan opsi ini
kecuali kamu memiliki disabilitas yang membuatmu tidak dapat mengetik.
- Jika kamu sudah memasukkan sidik jari di perangkatmu, kamu bisa menghapusnya: ke Pengaturan > Pengguna, kemudian klik "Nyalakan" di samping "Masuk dengan Sidik Jari" dan pilih "Hapus Sidik Jari".
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Kami tidak menyarankan opsi kunci layar selain frasa sandi. Jika kamu ditangkap, ditahan, atau digeledah, bisa dengan mudah dipaksa untuk membuka kunci perangkatmu dengan wajah atau sidik jarimu. Seseorang yang memegang perangkatmu dapat menggunakan perangkat lunak untuk menebak kata sandi pendek. Seseorang yang telah mencetak sidik jarimu dapat membuat versi palsu dari jarimu untuk membuka kunci perangkatmu jika kamu memasang kunci sidik jari dan peretasan serupa telah didemonstrasikan untuk membuka kunci wajah.
Untuk alasan tersebut, frasa sandi yang panjang adalah cara yang paling aman untuk melindungi akunmu.
Mengontrol apa yang terlihat saat perangkatmu terkunci
- Lihat "Sembunyikan notifikasi layar kunci" dalam dokumentasi Ubuntu tentang notifikasi untuk mempelajari cara mengatur layar kunci untuk menyembunyikan notifikasi.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Kunci layar yang kuat akan memberikanmu perlindungan jika perangkatmu dicuri atau disita — namun jika kamu tidak mematikan pemberitahuan yang terlihat pada layar kuncimu, siapa pun yang memegang perangkatmu dapat melihat informasi yang mungkin bocor saat kontakmu mengirimkan pesan atau saat kamu menerima surel baru.
Gunakan penyaring privasi fisik yang bisa mencegah orang lain melihat layarmu
- Untuk Informasi lebih lanjut tentang topik ini, lihat panduan Security Planner tentang filter privasi.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Meskipun kita sering menganggap serangan terhadap keamanan digital kita sebagai sesuatu yang sangat teknis, kamu mungkin akan terkejut ketika mengetahui bahwa beberapa pembela hak asasi manusia pernah mengalami pencurian informasi atau pembobolan akun mereka ketika seseorang melihat dari layar mereka, atau menggunakan kamera keamanan untuk melakukannya. Filter privasi membuat serangan ini, yang sering disebut shoulder surfing, kemungkinan kecil akan berhasil. Kamu seharusnya bisa menemukannya di toko yang juga menjual aksesoris lainnya unyuk perangkatmu.
Gunakan penutup kamera
- Pertama-tama, cari tahu apakah dan di manakah kamera di perangkatmu. Komputermu mungkin saja memiliki lebih dari satu kamera jika kamu memakai kamera tambahan, juga yang terpasang di perangkatmu.
- Kamu bisa membuat penutup kamera berteknologi-rendah: gunakan plester perekat kecil di atas kameramu, dan cabut ketika kamu butuh menggunakan kamera. Sebuah plester berfungsi lebih baik dari stiker karena bagian tengahnya tidak memiliki perekat, sehingga tidak menempel di lensa kameramu.
- Alternatifnyta, cari di toko pilihanmu dengan memasukkan model komputermu dan "penutup webcam geser tipis" untuk mencari penutup geser yang paling pas untuk perangkatmu.
- Pengguna Linux tingkat lanjut juga bisa mempertimbangkan untuk menonaktifkan akses kamera menyeluruh di perangkat mereka.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Malware bisa menyalakan kamera pada perangkatmu untuk mengintai kamu dan orang disekitarmu, atau untuk mencari tahu posisimu tanpa kamu mengetahuinya.
Matikan konektivitas yang tidak kamu gunakan
- Matikan perangkatmu sepenuhnya pada malam hari.
- Biasakan untuk mematikan wifi, Bluetooth, dan/atau berbagi jaringan saat tidak digunakan dan hanya mengaktifkannya saat kamu perlu.
- Mode Pesawat bisa menjadi cara cepat untuk mematikan konektivitas komputermu. Pelajari bagaimana cara mengaktifkan Mode Pesawat untuk mematikan semua koneksi nirkabel, termasuk wifi, 3G, dan Bluetooth dalam panduan Ubuntu tentang cara mematikan koneksi nirkabel.
- Memastikan Bluetooth telah dimatikan kecuali kamu perlu menggunakannya.
- Pastikan perangkatmu tidak menyediakan koneksi internet ke orang lain. Pelajari bagaimana mematikan pengaturan ini dalam panduan Ubuntu tentang membuat hotspot nirkabel.
- Untuk mematikan wifi, ke Pengaturan > Wi-Fi dan matikan tombol wifi pada pojok kanan atas.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Semua saluran komunikasi nirkabel (seperti wifi, NFC, atau Bluetooth) bisa disalahgunakan oleh penyerang di sekitar yang mungkin mencoba untuk menyusupi perangkat kita dan informasi sensitifnya dengan cara memanfaatkan titik lemah pada jaringan tersebut.
Ketika kamu menyalakan Bluetooth atau sambungan wifi, perangkatmu mencoba mencari perangkat Bluetooth atau jaringan wifi yang diingat yang pernah tersambung sebelumnya. Secara sederhana, perangkatmu "meneriakkan" nama-nama dari setiap jaringan dalam daftar tersebut untuk melihat apakah jaringan tersebut tersedia. Seseorang yang mengintai dalam jarak dekat bisa menggunakan "teriakan" ini untuk mengidentifikasi perangkatmu, karena daftar jaringan dalam perangkatmu biasanya unik. Identifikasi seperti sidik jari ini membuat seorang pengintai yang dekat denanmu mudah untuk menargetkan perangkatmu.
Untuk alasan berikut, sebaiknya matikan koneksi tersebut ketika kamu tidak menggunakannya, terutama wifi dan Bluetooth. Hal ini membatasi waktu yang dimiliki penyerang untuk mengakses hal berharga yang kamu miliki tanpa kamu sadari bahwa ada sesuatu yang aneh terjadi pada perangkatmu.
Bersihkan jaringan wifi yang tersimpan
- Simpan nama dan kata sandi jaringan dalam pengelola kata sandi alih-alih dalam daftar jaringan di perangkatmu.
- Jika kamu menyimpan nama dan kata sandi jaringan dalam dagtar jaringan
wifi yang disimpan, pastikan untuk:
- hapus ceklis pada opsi "Sambungkan secara otomatis" dan "Tersedia untuk pengguna lain" dalam jendela konfigurasi jaringan: pergi ke Pengaturan > Wi-Fi, klik tombol pilihan pada pojok kanan atas dan pilih "Jaringan Wi-Fi yang Diketahui". Kemudian pilih jaringan yang ingin kamu atur.
- biasakan menghapus jaringan wifi tersimpan secara rutin saat kamu tidak menggunakannya lagi. Untuk menghapus jaringan wifi yang kamu simpan, pergi ke Pengaturan > Wi-Fi, klik tombol opsi pada pojok kanan atas dan pilih "Jaringan Wi-Fi yang Diketahui". Lalu pilih jaringan yang ingin kamu hapus dan klik tombol "Lupakan".
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Ketika kamu menyalakan wifi, perangkatmu mencari jaringan wifi yang diingat yang pernah tersambung sebelumnya. Secara sederhana, perangkatmu "meneriakkan" nama-nama dari setiap jaringan dalam daftar tersebut untuk melihat apakah jaringan tersebut tersedia. Seseorang yang mengintai dalam jarak dekat bisa menggunakan "teriakan" ini untuk mengidentifikasi perangkatmu, karena daftar jaringan dalam perangkatmu biasanya unik: kamu mungkin pernah tersambung ke jaringan rumah atau kantormu, belum lagi di rumah temanmu, kafe favorit, dll. Identifikasi seperti sidik jari ini membuat seorang pengintai dalam areamu mudah untuk menarget perangkatmu atau mengidentifikasi di mana saja kamu berada.
Untuk melindungi dirimu dari identifikasi tersebut, hapus jaringan wifi yang tersimpan dalam perangkatmu dan atur perangkatmu untuk tidak mencari jaringan terus-menerus. Ini akan menyulitkanmu untuk tersambung ke jaringan secara cepat, namun menyimpan informasi tersebut dalam pengelola kata sandimu akan mempermudah saat kamu membutuhkannya.
Matikan fitur berbagi yang tidak kamu gunakan
Ubuntu tidak secara otomatis memungkinkan fitur berbagi berkas, media, atau desktopmu. Jika fitur tersebut tersedia di perangkatmu, periksa dan lihatlah jika kamu perlu mematikan pengaturan berikut. Jika kamu tidak bisa menemukan pengaturan berdasarkan petunjuk yang disebutkan di sini, pilihan untuk berbagi mungkin tidak terpasang pada perangkatmu.
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Banyak perangkat memberikan kita pilihan untuk membagikan berkas atau layanan dengan orang lain di sekitar kita — fitur yang berguna. Bagaimanapun, jika fitur tersebut tetap menyala saat tidak kamu gunakan, orang jahat bisa memanfaatkannya untuk mengambil berkas di perangkatmu.
Menggunakan firewall
- Menggunakan Gufw.
- Secara bawaan, atur "Masuk" ke "Tolak" dan "Keluar" ke "Izinkan."
Pelajari mengapa kami merekomendasikan ini
Firewall adalah pilihan keamanan yang menghentikan koneksi tak diinginkan ke perangkatmu. Seperti penjaga keamanan yang berdiri di pintu sebuah bangunan untuk memutuskan siapa yang boleh masuk dan boleh pergi, firewall menerima, memeriksa, dan membuat keputusan tentang komunikasi yang masuk dan keluar dari perangkatmu. Kami menyarankanmu agar menyalakannya untuk mencegah kode berbahaya yang mencoba mengakses perangkatmu. Konfigurasi firewall bawaan semestinya cukup untuk melindungi kebanyakan orang.
Tidak semua perangkat hadir dengan firewall aktif. Bukan berarti sistem tersebut terbuka untuk semua koneksi jaringan. Itu berarti perangkat tersebut mempercayai perangkat lunaknya tidak akan mendengar apa yang tidak seharusnya. Seperti pemilik bangunan yang tidak memiliki penjaga dan kamera karena mereka percaya mengenai pintu mana yang tidak terkunci, yang dibarikade, dan mana yang hanya terbuka untuk orang dengan kunci tertentu.
Firewalls help you protect your devices in situations where a piece of software starts listening to information you weren't expecting it to — where a door is left open, in other words, either by accident or by a malicious actor within the building. Firewalls that monitor outgoing connections are sometimes able to let you know when malicious software is trying to steal data or "phone home" for instructions. If you install a firewall that is specifically designed to limit outgoing connections, or if you configure your built-in firewall to work this way, you should be prepared to spend some time "training" it so that it only alerts you when it observes something unusual.
File privacy system settings
Tracking recently used files and folders may reveal information about your activity. You may wish to keep your file usage history private or limited to recent history.
You may also want to purge your trash bin and temporary files. You can do this manually or set your computer to automatically do this for you. Go to Settings > Privacy & Security > File History & Trash and select "Automatically Delete Trash Content" and "Automatically Delete Temporary Files".
In Linux, you can rename files and directories to turn them invisible by adding a dot "." before their name. Type
Ctrl + Hin your file explorer to show or hide these files. Be aware that this is a very well-known feature, so it does not protect your files from unauthorized access.
For more details on file protection, read our guides on how to protect and destroy sensitive information.