Menjelajah web dengan lebih aman
Daftar Isi
- Pilih sebuah peramban web... atau dua!
- Ganti peramban bawaan perangkatmu
- Memastikan perambanmu versi terbaru
- Masukkan alamat web ke bilah alamat
- Atur mesin pencari utamamu
- Tinjau perizinan kamera, mikrofon dan situs lainnya
- Mengamankan koneksimu
- Mengaktifkan pengaturan Perlindungan Pelacakan
- Matikan pengelola kata sandi bawaan peramban
- Gunakan pengaya/ekstensi peramban pelindung
- Mengapus pengaya/ekstensi yang tidak diinginkan dan mengelola pop-up
- Bersihkan riwayat penjelajahanmu
- Gunakan penjelajahan privat atau mode Incognito
- Pertimbangkan untuk tidak menampilkan apa yang terakhir kamu lihat atau situs yang paling sering kamu kunjungi di halaman awal
- Disable AI features
- [Tingkat Lanjut] Bagaimana mengenali dan melaporkan situs web berbahaya
Sebuah peramban web adalah salah satu alat digital yang paling sering kita gunakan sehari-hari. Menjadi cara utama banyak orang mengakses internet. Banyak orang familiar dengan Edge, Safari, dan Chrome – peramban yang sudah terpasang bersama perangkat kita.
Karena kita sangat bergantung pada peramban, hal tersebut sering menjadikannya target untuk orang yang ingin membahayakan privasi atau keamananmu. Ikuti langkah-langkah di bawah untuk memilih peramban yang lebih aman dan membuat perlindungannya lebih kuat.
Pilih sebuah peramban web... atau dua!
- Pasang Firefox untuk platorm dan dalam
bahasamu (tersedia untuk Windows,
macOS, Linux, Android, dan iOS).
- Pada Android dan iOS, pertimbangkan untuk memasang Firefox Focus, sebuah peramban ringan yang membawa pengaturan berorientasi privasi secara bawaan.
- Pasang Chrome untuk Windows, macOS, Linux, Android atau iOS.
- Consider installing the free and open-source Chromium instead of Chrome. On Linux, you can install Chromium through your software installer in many distributions.
- Sebagai pilihan, pertimbangkan untuk memasang Peramban Privat DuckDuckGo untuk Windows, macOS, iOS, dan Android.
- Untuk privasi tingkat lanjut dan untuk mengakses situsweb yang tidak bisa diakses di institusi atau negara tempatmu tersambung internet, kamu bisa mempertimbangkan untuk memakai Tor Browser (untuk Windows, macOS, Linux, atau Android), tapi ingatlah bahwa hal ini bisa mengubah pengalaman menjelajahmu secara dramatis. Baca lebih lanjut tentang hal ini dalam panduan kami tentang alat anonimisasi.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Kebanyakan sistem operasi hadir dengan peramban yang sudah terpasang. Contohnya, peramban bawaan macOS dan iOS adalah Safari, dan Windows adalah Edge. Peramban-peramban tersebut tidak didesain dengan fokus pada privasi dan keamanan, dan kami sangat menyarankan untuk memakai perangkat lunak yang lebih aman dan berorientasi pada privasi sebagai peramban utamamu.
- Kami merekomendasikan peramban web
Firefox, dibuat oleh
Mozilla. Firefox adalah perangkat lunak gratis bersumber terbuka dan
memiliki keamanan bawaan lebih dari peramban lain.
- Firefox Focus Adalah peramban web ringan yang berorientasi pada privasi untuk perangkat seluler. Baca Blog Mozilla tentang perbedaan antara Firefox Focus dan peramban lain.
- Chrome dan Chromium, keduanya dikembangkan oleh Google, juga memiliki keamanan berkualitas tinggi. Meskipun Chromium gratis dan bersumber terbuka, Chrome adalah perangkat lunak gratis berlisensi yang dibuat berbasis komponen yang bersumber terbuka. Karena Chrome dikembangkan oleh Google, perlu diingat apakah akan mengirimkan data tentangmu ke Google lebih banyak dari yang kamu setujui dan pertimbangkan untuk tidak masuk dengan akun Google-mu saat menggunakannya.
- Peramban Privat DuckDuckGo adalah peramban berorientasi privasi yang secara otomatis memblokir pelacak web dan memperbarui sambungan HTTP yang tidak aman ke HTTPS saat dimungkinkan.
- Tor Browser adalah versi modifikasi dari Mozilla Firefox yang memungkinkanmu menganonimisasi koneksimu dengan menjelajahi web melalui jaringan Tor. Baca lebih lanjut tentang ini dalam panduan kamu tentang alat-alat anonimitas.
Sebaiknya kamu memasang lebih dari satu peramban, dan menggunakan salah satunya untuk aktivitas yang lebih sensitif dan yang lainnya untuk keseharian. Baca lebih lanjut tentang hal ini dalam panduan kami tentang mengelola beberapa identitas.
Ganti peramban bawaan perangkatmu
- Hindari menggunakan peramban yang kurang aman dan kurang ramah privasi seperti Edge atau Safari sebagai peramban web utamamu. Nonaktifkan atau copot pemasangan peramban yang tidak kamu gunakan.
- Pelajari cara mengubah peramban defaultmu menjadi Firefox di Linux, macOS, dan Windows. Gunakan menu "Ubahsuaian" pada bagian kanan pada halaman tersebut untuk menemukan petunjuk yang tepat untuk perangkatmu. Untuk Android dan iOS, baca petunjuk berikut.
- Kamu juga bisa membuat Chrome sebagai peramban default di Windows,
macOS
dan
iOS.
Namun kami sangat menyarankan untuk tidak masuk dengan akun Google-mu.
- Untuk menghindari masuk ke akun Google-mu di Chrome, ke Pengaturan peramban, pilih layanan Google dan pastikan pilihan Izinkan login Chrome tidak dicentang.
- Mengubah peramban web mana yang membuka situsweb secara baku di Ubuntu.
- Mengentikan peramban Edge memulai secara otomatis saat kamu memulai Windows.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Tidak semua peramban web dibuat setara. Beberapa melindungi privasi dan keamananmu lebih efektif dari yang lain.
Dengan membuat peramban yang fokus pada privasi dan keamanan sebagai peramban utamamu, tautan yang kamu klik di aplikasi lain akan terbuka di peramban yang lebih aman. Dalam kejadian lain, selalu pikir dua kali sebelum kamu membuka tautan yang kamu terima melalui pesan atau surel.
Pelajari lebih lanjut mengapa kamu seharusnya berhenti sebentar sebelum mengeklik saat menerima tautan dalam panduan kami tentang malware.
Memastikan perambanmu versi terbaru
- Firefox seharusnya memperbarui secara otomatis, namun penting untuk secara berkala memeriksa apakah perambanmu adalah versi terbaru.
- Chrome/Chromium juga seharusnya memperbarui secara otomatis, namun penting untuk secara berkala memeriksa pembaruan. Pelajari cara melakukan ini dalam panduan resmi cara memperbarui Chrome.
- Learn how to set up the Tor Browser to update automatically and how to update it manually.
Masukkan alamat web ke bilah alamat
Jika kamu mengetahui alamat lengkap sebuah situsweb (misal
securityinabox.org), ketik di bilah alamat untuk mengakses ke situs
tersebut tanpa melalui mesin pencari.
Jika kamu hanya mengetik
Jika kamu menggunakan bilah alamat untuk menjelajahi web, pikirkan untuk mengganti Google dengan opsi yang lebih ramah privasi sebagai mesin pencari utamamu.
Firefox
- Pelajari lebih lanjut tentang bilah alamat Firefox di panduan Mozilla tentang cara mencari dengan bilah alamat.
- Pertimbangkan apakah kamu ingin mengubah apa yang disarankan Firefox saat kamu mengetik di bilah alamat.
Chrome/Chromium
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Bilah alamat adalah kolom teks pada bagian atas dari tampilan antarmuka
peramban web. Saat kamu menjelajah web, bilah alamat menampilkan alamat dari
halaman web yang kamu kunjungi (dalam perihal ini,
https://securityinabox.org/en/internet-connection/safer-browsing). Dengan
mengetikkan alamat web ke bilah alamat, kamu menghendaki kunjungan ke sebuah
situsweb atau halaman tertentu dari sebuah situsweb.
Bilah alamat juga menawarkan fungsionalitas tambahan, seperti melakukan pencarian web atau menyediakan saran ke situsweb.
Atur mesin pencari utamamu
Pilih mesin pencari utama yang tidak melacakmu:
Firefox
Chrome/Chromium
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Mesin pencari seperti Google dan Bing membuat profil orang yang menggunakannya, melacak perangkatmu secara khusus dan membagikan informasi personal penggunanya ke pihak ketiga. Perambanmu menggunakan mesin pencari saat kamu menggunakan bilah alamat untuk melakukan pencarian web atau saat mengeklik kanan barisan teks yang dipilih melakukan Pencarian.
Tinjau perizinan kamera, mikrofon dan situs lainnya
- Firefox
- Chrome/Chromium
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Perizinan bisa menjadi pintu atau jendela yang kamu biarkan terbuka di rumahmu: saat satu situsweb bisa masuk, yang lain juga bisa. Pastikan hanya situsweb yang kamu gunakan dan percaya yang memiliki perizinan untuk menggunakan fitur sensitif seperti kamera atau mikrofon. Malware mungkin menggunakan perizinan tersebut untuk memungkinkan seseorang melihat atau mendengar dirimu.
Mengamankan koneksimu
- Menyalakan mode Hanya-HTTPS.
- Saat kamu mengunjungi situsweb, lihat alamatnya pada bagian atas
perambanmu. Pastikan alamatnya dimulai dengan
https://, bukanhttp://.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Huruf S dalam HTTPS adalah kepanjangan dari "aman". Ini adalah protokol yang harus kamu gunakan untuk mengakses halaman web di perambanmu. HTTPS mengenkripsi dan melindungi apa yang kamu lihat saat bergerak di antara perangkatmu dan situs web, sehingga menyulitkan orang yang mencoba memata-mataimu untuk melihat data sensitif yang kamu masukkan atau halaman apa yang kamu kunjungi di situs tersebut.
Mengaktifkan pengaturan Perlindungan Pelacakan
- Aktifkan perlindungan privasi ketat di perambanmu untuk menghindari
pelacakan dari pihak ketiga saat menjelajah web.
- Firefox:
- Atur Perlindungan Pelacakan yang Ditingkatkan setidaknya menjadi Standar; pertimbangkan juga apakah kamu ingin mengaturnya menjadi Ketat (lebih banyak situs yang akan nampak rusak).
- Chrome/Chromium:
- Firefox:
- Atur perambanmu untuk menghapus data saat kamu mengakhiri penjelajahan.
- Kadang, sebuah situsweb tidak berfungsi sebagai mana mestinya dengan pengaturan perlindungan pelacakan yang ditingkatkan. Dalam keadaan tersebut, kamu bisa menonaktifkan perlindungan pelacakan sementara khusus untuk situsweb tersebut.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Saat kamu menjelajah web, cookie dan pelacak mengumpulkan detail tentang siapa kamu, di mana lokasimu, dan apa yang kamu lihat saat daring. Pertimbangkan apa yang mungkin terjadi jika informasi tersebut jatuh ke tangan musuhmu, lalu ambillah langkah berikut untuk membatasi pelacakan.
Matikan pengelola kata sandi bawaan peramban
- Hapus semua login tersimpan.
- Nonaktifkan pengelola kata sandi.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Most browsers can generate, save and encrypt passwords for you. However, we recommend you turn this feature off and use a separate password manager like KeePassXC instead. Browser-based password managers put you at greater risk of a malicious actor tricking your browser into giving up your passwords. If other people have acces to your device, it is also very easy to see the passwords saved in your browser.
If you decide to use a browser-based password manager, avoid using it to store passwords for highly sensitive accounts and read our recommendations on how to protect the passwords you store in your browser and, if you use Firefox, set up a primary password.
Gunakan pengaya/ekstensi peramban pelindung
- Kamu bisa memilih pengaya/ekstensi mana untuk dipasang dan menentukan cara mengonfigurasikannya, tergantung keadaanmu.
- Jika kamu menggunakan perangkat yang dikelola oleh orang lain (seperti di perpustakaan umum atau tempat kerjamu), kamu harus melakukan penyesuaian berikut secara berulang.
- Pasang dan konfigurasikan:
- Privacy Badger (untuk Firefox,
Chrome/Chromium dan Firefox untuk Android)
- Mengapa?Mencegah pelacakan dan pengumpulan metadata melalui perambanmu.
- uBlock Origin (untuk Firefox dan Firefox
di Android] dan uBlock Origin
Lite
untuk Chrome/Chromium
- Mengapa? Memblokir iklan dan pelacak, yang beberapa di antaranya mungkin berbahaya.
- Facebook
Container,
jika kamu menggunakan Facebook atau Instagram (untuk Firefox, hanya di
komputer)
- Mengapa?Menjaga Facebook untuk tidak mengumpulkan data tentang lokasimu saat daring dan mengaitkannya dengan profilmu.
- Zoom Redirector untuk
Firefox
and Xoom Redirector untuk
Chrome/Chromium
(hanya untuk komputer)
- Mengapa? Dengan membuka tautan Zoom di perambanmu, pengaya ini menjaga panggilan di dalam perlindungan perambanmu.
- NoScript (untuk Firefox, Chrome/Chromium dan
peramban berbasis Chromium lainnya seperti Edge, Brave atauVivaldi)
(opsional; namun disarankan; tersedia untuk komputer dan Firefox untuk
Android)
- Ingatlah bahwa NoScript sering kali membuat situs web tampak kosong atau rusak. Pelajari cara mengonfigurasikan NoScript sehingga hal tersebut lebih jarang terjadi.
- Why? It may be possible for a malicious actor to get to your device using malicious code in a script downloaded along with a webpage you are viewing. NoScript blocks all code from unknown websites, protecting your device from infection.
- Privacy Badger (untuk Firefox,
Chrome/Chromium dan Firefox untuk Android)
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Saat kamu menjelajah web, kamu terhubung dengan kode dalam jumlah besar dari sumber yang tidak diketahui. Ini adalah alasan kenapa mayoritas infeksi malware dan spyware berasal dari halaman web.
Kami menyarankan untuk memasang ekstensi atau pengaya peramban untuk melindungi dari masalah keamanan dan privasi tersebut.
Mengapus pengaya/ekstensi yang tidak diinginkan dan mengelola pop-up
- Hapus semua pengaya/ekstensi yang tidak kamu gunakan atau kenali.
- Pastikan perambanmu diatur untuk memblokir pop-up.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Malicious actors may try to trick you into installing malware through your browser. They may do this using a pop-up window. Make sure your browser is set to protect you from these tricks. Additionally, remove add-ons/extensions you are not using to be sure you only use pieces of software that you really need.
Pengaya/ekstensi peramban bisa berbahaya dan digunakan untuk mengintaimu seperti program atau aplikasi lainnya. Karena itu sangat penting untuk hanya memasang pengaya/ekstensi yang bisa kamu percaya, yang berasal hanya dari sumber terpercaya, seperti Repositori pengaya Mozilla untuk Firefox atau pengaya Chrome web store untuk Chrome/Chromium. Jika kamu perlu memasang sebuah pengaya/ekstensi dari sumber berbeda dari repositori resmi, baca [Tips Mozilla untuk menilai keamanan dari sebuah ekstensi]https://support.mozilla.org/id/kb/tips-assessing-safety-extension) sebelum melakukannya.
Bersihkan riwayat penjelajahanmu
Firefox
- Mengatur tombol yang bisa memudahkan untuk menghapus kuki dan riwayat halaman yang kamu kunjungi dengan cepat.
- Atur Firefox untuk membersihkan riwayatmu secara otomatis atau menghapus satu situsweb dari riwayatmu.
- Kamu juga bisa menghapus riwayat perambanmu secara manual.
Chrome/Chromium
- Menghapus histori halaman yang kamu kunjungi.
- Jika kamu masuk dengan akun Google saat kamu menggunakan Chrome atau Chromium, pelajari cara menghapus semua aktivitas Google-mu.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Riwayat penjelajahanmu berisi daftar dari situs web yang kamu kunjungi. Opsi standar di Firefox dan Chrome/Chromium adalah menyimpan riwayat penjelajahan, unduhan, formulir, dan pencarian.
Riwayat peramban bisa berguna untukmu: perambanmu akan menyarankan halaman yang pernah kamu kunjungi sebelumnya, sehingga kamu tidak perlu mengetik ulang alamat atau tanpa sengaja pergi ke situs yang berbahaya. Namun, ada pertukarannya. Jika seeorang memiliki akses ke riwayat dari apa yang kamu lihat di internet, ada banyak hal yang bisa mereka pelajari tentangmu, orang yang bekerja denganmu, dan hal-hal yang telah kamu baca.
Gunakan penjelajahan privat atau mode Incognito
Jika kamu ingin mencegah penyimpanan riwayat hanya untuk satu sesi penjelajahan, kamu bisa menggunakan penjelajahan pribadi, atau fitur mode Samaran.
- [Pahami lebih lanjut mengenai apa yang TIDAK dilindungi oleh penjelajahan pribadi (atau mode incognito)]https://support.mozilla.org/id/kb/mitos-umum-mode-pribadi) termasuk alamat IP-mu yang tidak berubah, meninggalkan jejak di perangkat yang kamu gunakan atau kemungkinan dilacak menggunakan malware di komputermu.
Firefox
- Aktifkan penjelajahan pribadi untuk satu sesi.
- Pikirkan untuk mengaktifkan penjelajahan pribadi untuk setiap saat.
Chrome/Chromium
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Jika kamu membuka jendela peramban di "Penjelajahan pribadi" atau "mode Samaran", perambanmu tidak melacak kuki atau menyimpan riwayat penjelajahanmu. Kegunaannya adalah sebagai cara cepat untuk menyembunykan beberapa aktivitasmu jika kamu mengizinkan perambanmu untuk menyimpan catatan dari halaman yang kamu telusuri. Hal tersebut bisa sangat berguna jika kamu membutuhkan perlindungan atas privasimu dari seseorang dengan akses ke perangkatmu.
Note that private browsing/Incognito mode will not protect you from malware or surveillance. Read our guides on malware and anonymity to learn how to address such risks.
Pertimbangkan untuk tidak menampilkan apa yang terakhir kamu lihat atau situs yang paling sering kamu kunjungi di halaman awal
- Firefox
- Chrome/Chromium
- Pastikan halaman awalmu diatur untuk membuka tab baru, bukan yang terakhir kamu kunjungi.
- Menyesuaikan Halaman Tab Barumu hapus ceklis Pintasan saya dan Situs yang paling sering dikunjungi.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Jika kamu khawatir orang lain bisa memiliki akses ke perambanmu, matikan fitur yang menampilkan halaman web yang kamu buka saat kamu terakhir kali menutup peramban dan menghentikan perambanmu menyarankan untuk membuka situs yang paling sering kamu kunjungi.
Disable AI features
Firefox
- You can block current and future Firefox AI features with a single switch. Go to Settings > AI Controls, and click the Block AI enhancements switch to turn it off.
- If you have the AI chatbot enabled, you can also turn it off. Right-click on the right sidebar, choose Customize sidebar, and uncheck the AI chatbot box in the Firefox tools section.
Chrome:
- Gemini is available on the latest Chrome versions. If you want to turn it off, go to Settings > You and Google > Sync and Google services and turn off the options related to Google AI features or Gemini.
- To turn off the Gemini button and shortcuts, go to Settings > AI Innovations > Preferences, and switch off the Gemini button and its keyboard shortcut. You can also right click on the Gemini button and unpin it.
- You can also disable Gemini permissions on Chrome. Go to Settings > AI Innovations > Preferences, and disable permissions for Precise location, Microphone, Share current tab by default, and Let Gemini browse for you.
- You can prevent Google from keeping your Gemini activity on Chrome. Go
to your Google Activity page
Other activity, and under the Gemini Apps Activity section, click the button to turn it off. Your future chats won’t appear in your Activity page; however, if you keep using Gemini, they will be saved for 72 hours to enable Gemini to respond to you.
- Chrome may also use on-device Generative AI models on the background to provide an enhanced browser experience. To disable it, go to Settings > System, and turn On-device AI off.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
By default, AI integrations into the browsers use the URL and content from your current tabs for their responses. In the case you use Gemini in Chrome, this information and your chats with Gemini are stored in your Google Activity page. Also, Gemini collects information such as your location and has access to your microphone. Learn how Google manages your Gemini data. It is a good practice to reduce the amount of browsing information that is collected by private companies, as it may reveal your location or activity.
[Tingkat Lanjut] Bagaimana mengenali dan melaporkan situs web berbahaya
Kebanyakan peramban baru mengenali situs web berbahaya dan tidak aman secara bawaan dan akan mengingatkanmu jika kamu mencoba mengakses situs phishing, malware, atau rekayasa sosial. Jika kamu melihat peringatan seperti itu, hal terbaik adalah tidak mengunjunginya. Namun, jika kamu membuka situs web seperti itu tanpa diberi peringatan, laporkan kejadian tersebut untuk meningkatkan sistem deteksi spam yang melindungi hasil pencarian Google.
- Pelajari lebih lanjut tentang Fitur Proteksi Phishing dan Malware bawaan di Firefox.
- Pelajari lebih lanjut tentang peringatan tentang situs tidak aman di Chrome/Chromium.
- Melaporkan spam, phishing, atau malware ke program Penelusuran Aman Google.