10. Cara menggunakan telepon selular dengan aman

Daftar Isi

...Loading Table of Contents...

    Telepon selular (ponsel) sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari komunikasi kita sehari-hari. Semua ponsel memiliki kapasitas layanan suara maupun pesan singkat. Ukurannya yang kecil, harganya yang cukup terjangkau dan banyaknya kegunaan dari ponsel membuatnya banyak dipilih oleh para pendukung hak asasi sebagai alat komunikasi berkomunikasi.

    Dewasa ini, semakin banyak perangkat mobile dengan berbagai macam fungsi yang lebih canggih yang beredar di pasaran. Ada yang memiliki fitur GPS, memiliki kapasistas multimedia (foto, video, perekam suara dan transmisi), pemrosesan data, dan akses internet. Namun, cara kerja jaringan selular dan infrastrukturnya pada dasarnya berbeda dari cara kerja internet. Hal ini memberikan tantangan dan risiko tersendiri bagi privasi pengguna dan juga integritas dari informasi dan komunikasi mereka.

    Latar belakang skenario

    Borna dan anaknya, Delir bekerja sebagai buruh pabrik, dan mereka membantu dalam pembentukan sarikat pekerja. Usaha mereka ditentang oleh pemilik pabrik yang juga memiliki hubungan yang dekat dengan pemerintah setempat. Atasan Borna sudah mengingatkannya bahwa ia berada dibawah pengawasan dari manajemen dan harus berhati-hati tentang siapa yang ia ajak bicara. Borna baru saja membeli sebuah ponsel untuk urusan sarikat pekerja ini. Delir membantu ayahnya agar dapat menggunakan ponsel barunya dengan aman.

    Yang dapat anda pelajari dari bab ini

    • Mengapa berkomunikasi dan menyimpan data dengan ponsel tidak aman
    • Langkah-langkah yang dapat anda ambil untuk meningkatkan keamanan saat menggunakan ponsel
    • Cara meminimalisasi kemungkinan pengintaian atau pelacakan ponsel anda
    • Cara memaksimalkan kemungkinan untuk tetap anonym saat menggunakan ponsel

    Perangkat mobile dan keamanan

    Demi keamanan baik diri sendiri, kontak, maupu data, kita perlu memembuat keputusan yang bijaksana saat menggunakan ponsel. Cara kerja jaringan dan infrastruktur ponsel dapat mempengaruhi kemampuan pengguna untuk menyimpan informasi dan berkomunikasi dengan privat dan aman.

    • Jaringan selular adalah jaringan privat yang dijalankan oleh badan-badan komersil, yang bisa saja berada di bawah monopoli pemerintah. Badan komersil(atau pemerintah) memiliki akses tidak terbatas ke informasi dan komunikasi pelanggan, termasuk kemampuan untuk menangkan panggilan, pesan singkat dan untuk memonitor lokasi dari setiap perangkat (dan juga penggunanya).

    • Operating System yang digunakan dalam perangkat mobile dirancang secara khusus oleh pabrik telepon, berdasarkan spesifikasi dari berbagai penyedia layanan dan juga penggunaannya pada jaringan perusahaan tersebut. Akibatnya OS mungkin juga mengandung fitur-fitur yang memudahkan monitoring dari penyedia layanan.

    • Banyak perubahan dalam sebuah ponsel dalam beberapa tahun belakangan ini. Ponsel modern sebenarnya adalah komputer mini yang terhubung ke internet dengan fungsi ponsel.

    Untuk mengetahui aspek komunikasi mana yang paling harus dilindungi, ada baiknya untuk menanyakan kepada diri sendiri beberapa pertanyaan ini: Apa isi dari percakapan telepon dan pesan singkat anda? Dengan siapa anda berkomunikasi dan kapan? Dari mana anda membuat penggilan telepon? Informasi adalah hal yang rentan karena:

    • Informasi menjadi rentan saat dikirim melalui ponsel<br>Contohnya: Setiap penyedia layanan selular memiliki akses penuh ke semua pesan singkat dan suara yang dikirim melalui jaringannya. Penyedia layanan di hampir setiap negara secara hukum harus memiliki catatan tentang semua komunikasi yang dilakukan melalui jaringannya. Di sejumlah negara, penyedia layanan berada di bawah monopoli pemerintah. Komunikasi teks dan suara dapat juga direkam oleh pihak ketiga yang berada dekat dengan si ponsel dengan peralatan yang mudah didapat.

    • Informasi menjadi rentan saat berada di dalam telepon si pengirim maupun si penerima<br>
Contohnya: Ponsel dapat menyimpan berbagai jenis data: riwayat panggilan, pesan singkat yang dikirim maupun diterima, buku alamat, foto, klip video, dan text files.Data ini mengungkapkan jejaring kontak anda dan informasi tentang pribadi anda dan kolega anda. Mengamankan informasi ini cukup sulit, bahkan di beberapa telepon menjadi tidak mungkin. Ponsel modern adalah komputer saku. Dengan adanya lebih banyak fitur maka semakin tinggi pula risikonya. Selain itu ponsel yang terhubung dengan internet juga menghadapi tantangan keamanan yang sama seperti komputer dan internet.

    • Ponsel memberikan informasi tentang keberadaannya<br>Contohnya: Bagian dari operasi normalnya setiap ponsel secara otomatis dan teratur menginformasikan kepada penyedia layanan tentang keberadaannya saat itu. Selain itu dewasa ini ponsel memiliki fungsi[GPS]](/id/glossary#GPS) dan informasi spesifik ini dapat saja tertampung dalam data lain seperti foto, sms dan permintaan internet yang dikirim dari ponsel.

    Evolusi teknologi membawa lebih banyak fitur, tapi juga lebih banyak risiko.

    Borna:Nak, ayah sudah memutuskan, mulai saat ini ayah akan memakai ponsel ini untuk merencanakan rapat karena sepertinya mereka menyadap telepon pabrik, bahkan mungkin juga di telepon rumah.

    Delir: Wah, bagus sekarang ayah punya ponsel. Tapi apa ayah tahu apa saja gunanya?

    Borna:Ya pasti. Ini kan telepon. Kita telepon seseorang, kita bicara padanya, orang itu membalas. Dan itu bisa dilakukan dimana saja. Ayah juga bisa kirim sms ke orang lain, ke kamu dan pesannya kan muncul di ponsel mu.

    Delir: Ya benar, tapi bukan itu saja. Banyak hal lain yang bisa dilakukan dengan benda itu. Tapi mari kita lihat risiko dan langkah pengamanannya. Terutama jika ada seseorang yang ingin mengetahui dengan siapa ayah berkomunikasi dan apa yang ayah bicarakan.

    Bagian-bagian berikut ini membahas sejumlah langkah mudah yang dapat anda ambil untuk mengurangi ancaman keamanan yang muncul dari penggunaan peragkat mobile.

    Mobilitas dan kerentanan informasi

    Orang sering membawa ponsel yang berisi informasi rahasia. Riwayat komunikasi, sms dan pesan suara, buku alamat, kalender, foto dan banyak fungsi lain bisa membahayakan jika telepon atau data hilang atau dicuri. Penting untuk menyadari bahwa informasi yang disimpan di ponsel anda baik secara aktif maupun pasif. Informasi yang tersimpan di dalam ponsel dapat menyulitkan pemiliknya, termasuk juga orang-orang lain yang ada di buku alamat, kotak pesan, album foto, dll.

    Ponsel yang terhubung ke internet juga berisiko dan rentan sama dengan internet dan komputer, seperti yang telah dibahas sebelumnya terkait dengan keamanan informasi, anonimitas, pengembalian informasi, kehilangan, pencurian dan penahanan.

    Guna mengurangi beberapa risiko keamanan tersebut, pengguna harus menyadari potensi ketidakamanan dari ponselnya serta pilihan-pilihan pengaturan ponsel. Setelah anda mengetahi masalah yang mungkin dihadapi, anda dapat mempersiapkan pencegahan serta langkah-langkah penetratifnya.

    Borna: Salah satu kelebihan ponsel adalah bahwa mereka tidak akan tahu dimana kita mengadakan rapat kalau kita mengorganisirnya menggunakan ponsel saat kita berjalan di pasar, dibandingkan dengan saat kita menggunakan telepon biasa dan mungkin mereka menguping pembicaraan kita.

    Delir: Bukankah ayah bilang mereka punya koneksi ke perusahaan telepon?

    Borna: Ada yang bilang mereka menyogok teknisi telepon untuk dapat informasi.

    Delir:Jika ayah mendaftar menggunakan identitas dan alamat ayah untuk ponsel ini, maka akan terlacak, dan setiap saat ayah menelepon, rekamannya terhubung ke akun telepon dan identitas ayah. Apa ayah mendaftar dengan identitas ayah sendiri?

    Borna:Tidak, ayah beli ponsel bekas dari toko pamanmu. Katanya sudah bersih dan aman digunakan. Dia juga membantu ayah membeli cip prabayar yang ditaruh di dalam ponsel itu.

    Delir:Oh, ya! Itu namanya kartu SIM. Perusahaan telepon melacak setiap panggilan atau transmisi dengan nomor telepon, nomor identifikasi kartu SIM, DAN nomor identifikasi telepon. Jadi jika mereka tahu nomor telepon, nomor id telepon atau nomor SIM card mana yang ayah miliki, mereka bisa menggunakannya untuk melihat pola penggunaan telepon ayah.

    Borna: Jadi mereka juga bisa mengengarkan percakapan ayah di ponsel?

    Delir: Dalam hal ini, dan juga berkat Paman, ponsel ayah tidak terdaftar atas nama ayah dan kartu SIM nya juga tidak terhubung ke ayah. Jadi walaupun mereka bisa melacak dimana kartu SIM dan ponselnya, mereka belum tentu tahu bahwa ayah terhubung dengan kartu SIM atau ponsel itu.

    Tindakan baik untuk keamanan telepon

    Sama seperti perangkat lainnya, pertahanan pertama yang bisa dilakukan untuk keamanan adalah dengan menjaga keamanan fisik dari ponsel dan kartu SIM anda.

    • Pastikan ponsel selalu berada bersama anda. Jangan meninggalkannya tanpa pengawasan. Hindari memperlihatkannya di tempat umum.

    • Selalu gunakan konde kunci ponsel atau Personal Identification Numbers (nomor PIN) dan rahasiakan nomor tersebut. Gantilah PIN dari nomor awal yang diberikan oleh pabrikan.

    • Tandai kartu SIM, kartu memori, baterai dan ponsel itu sendiri, dengan menggambar sesuatu yang unik tetapi tidak mudah dikenali oleh orang lain (buatlah tanda kecil, gambar, huruf, angka atau coba gunakan spidol ultra-violet yang tidak terlihat dibawah cahaya normal). Tempelkan label anti-rusak atau selotip di permukaan telepon. Ini memungkinkan anda untuk mengetahui jika benda-benda tersebut dirusak atau diganti (Label atau selotip akan sobek atau meninggalkan bekas jika dirusak).

    • Pastikan anda mengetahui informasi yang tertampung dalam kartu SIM anda, kartu memori tambahan dan dalam memori ponsel anda. Jangan menyimpan informasi rahasia di ponsel. Jika anda perlu menyimpan informasi seperti itu, simpanlah dalam kartu memori eksternal yang dapat dikeluarkan saat diperlukan. Jangan meletakkannya di memori internal ponsel.

    • Lindungi kartu SIM dan kartu memori tambahan (jika ada) karena benda tersebut mungkin menyimpan informasi rahasia seperti detil kontak dan pesan sms. Contohnya, jangan tinggalkan ponsel anda di tokonya saat sedang diperbaiki.

    • Saat membuang ponsel, pastikan anda tidak membuang informasi yang disimpan di dalamnya atau di dalam kartu SIM atau kartu memori (walaupun kartu SIM nya sudah rusak atau kadaluarsa). Membuang kartu SIM dengan cara menghancurkannya mungkin adalah pilihan yang terbaik. Jika anda berencana memberikannya kepada orang lain, menjualnya atau menggunakannya kembali, pastikan semua informasi tersebut sudah terhapus.

    • Gunakanlah hanya penjual dan tukang servis yang terpercaya. Ini mengurangi kerentanan informasi anda saat anda menggunakan ponsel bekas atau saat anda memperbaiki ponsel. Belilah ponsel dari penjual resmi yang anda pilih dengan acak sehingga mengurangi kemungkinan ponsel yang dipersiapkan khusus untuk anda dengan software pengintai yang sudah terinstal di dalamnya.

    • Buatlah backup informasi telepon anda secara teratur di komputer. Simpanlah datanya dengan aman lihat: Bab 4. Cara melindungi file rahasia di komputer anda. Ini dapat memudahkan anda mengembalikan data jika ponsel anda hilang. Backup ini juga membantu anda mengingat informasi apa yang mungkin rusak (saat ponsel hilang atau dicuri), sehingga anda dapat mengambil tindakan yang tepat.

    • 15 angka serial atau IMEI (Intenational Mobile Equipment Identity) membantu anda mengidentifikasi ponsel dan nomor ini dapat dilihat dengan memutar *#06# di hampir semua telepon, dengan melihatnya di belakang baterai atau dengan mengecek di pengaturan ponsel. Catatlah nomor ini dan simpanlah di tempat yang terpisah dari ponsel anda karena nomor ini dapat anda gunakan untuk melacak dan membuktikan kepemilikan anda jika ponsel dicuri.

    • Perimbangkan juga kelebihan dan kekurangan dari mendaftarkan ponsel anda ke penyedia layanan. Jika anda melaporkan kehilangan ponsel, penyedia layanan dapat menghentikan penggunaan ponsel lebih lanjut. Namun, dengan mendaftarkannya berarti penggunaanya terkait dengan identitas anda.

    Fungsi dasar, keterlacakan dan anonimitas

    Guna mengirim dan menerima panggilang atau komunikasi ke ponsel anda, tiang pemancar terdekat akan diberitahu tentang keberadaan ponsel anda. Akibat dari pemberitahuan dan komunikasi ini, penyedia jaringan mengetahui lokasi geografis ponsel anda pada saat itu.

    Borna: Adakah hal lain yang harus ayah ketahui tentang ponsel ini?

    Delir: Sepertinya ada, tapi tergantung, apakah ayah mencurigai bahwa mereka akan melacaknya?

    Borna: Mungkin tidak, tapi apa mereka bisa melakukannya?

    Delir: Ya, bisa. Jika ponsel ayah dalah keadaan menyala dan si teknisi bisa mengakses lalu lintas jaringan dan mereka mengetahui teleponmu.

    Borna: Itu tidak akan terjadi karena ayah tidak akan menggunakannya saat aku ke pabrik.

    Delir:Wah, itu tidak berpengaruh. Selama ponsel itu ada bersama ayah, baterainya penuh dan siap digunakan, sistem akan tetap melacak keberadaan ayah dan memberitahukan tiang pemancar terdekat, karena memang seperti itu cara kerjanya. Jadi kapanpun dan dimanapun lokasi ayah akan berada di antara tiang pemancar terdekat.

    Borna:Jadi ayah harus mematikannya sampai ayah tiba di lokasi?

    Delir: Ya jalan terbaik adalah tidak membawanya. Selain itu bisa juga ayah mematikannya, melepas baterainya sebelum ayah pergi, dan tidak menyalakannya sebelum ayah kembali ke rumah.

    Borna: Wah, jadi tidak cukup hanya dimatikan saja?

    Delir: Ya, demi keamanan ayah harus melepas baterainya juga. Mengapa? Karena ponsel adalah alat transmisi, jadi selama baterainya terpasang selalu ada kemungkinan, walaupun kecil, bahwa seseorang akan menyalakannya tanpa ayah ketahui.

    Tentang Anonimitas

    Jika anda melakukan pembicaraan rahasia atau mengirim SMS rahasia berhati-hatilah terhadap fitur-fitur pelacakan yang ada di ponsel. Lakukanlah langkah-langkah berikut:

    • Lakukan panggilan dari lokasi yang berbeda setiap kalinya, dan pilihlah lokasi yang tidak berkaitan dengan anda.

    • Matikan ponsel, lepaskan baterai, pergilah ke tempat yang dituju, nyalakan ponsel, gunakan untuk berkomunikasi, dan matikan kembali serta lepaslah baterainya. Jika anda terbiasa melakukan hal ini setiap kali anda melakukan panggilan lewat ponsel berarti jaringan tidak bisa melacak pergerakan anda.

    • Gantilah ponsel dan kartu SIM secara berkala. Bertukarlah dengan teman-teman anda atau juallah di pasar barang bekas yang berbeda-beda.

    • Gunakan kartu SIM prabayar yang tidak terdaftar jika memungkinkan. Jangan membeli ponsel atau kartu SIM menggunakan kartu kredit, yang mana akan menghubungkan benda-benda tersebut dengan identitas anda.

    Borna: Jadi maksudmu ponsel ayah tetap memberitahukan keberadaan ayah kepada pemancar walaupun sudah dimatikan?

    Delir: Ya, tapi bukan itu saja.

    Borna: Oh?

    Delir: Aku pernah dengar bahwa ada program yang dapat diinstal di ponsel kita secara diam-diam dan dipakai untuk menyalakannya dari jarak jauh, memakainya untuk menelepon nomor tertentu tanpa sepengetahuan kita. Jadi pada saat ayah rapat bisa merekam pembicaraan dan menjadi semacam alat transmisi.

    Borna: Apa? Yang benar saja!

    Delir: Ya secara teknis itu mudah dilakukan. Tapi itu tidak akan terjadi kalau baterainya dilepas jadi ayah tidak akan mengalaminya.

    Borna: Kalau begitu lebih baik ayah tidak membawanya. Tapi ayah jadi berpikir, apa ayah harus menggunakan ponsel ini?

    Delir: Ah, ayah. Kan ayah sendiri yang bilang agar aku tidak takut akan hal baru. Ponsel memang seperti itu. Hanya saja ayah harus tahu manfaat dan risikonya. Berhati-hati lah. Jika sudah tahu risikonya, kan, kita bisa mengambil langkah-langkah pencegahannya.

    Tentang mencuri dengar

    Ponsel anda dapat diatur untuk merekam atau mentransmisi suara apapun dalam jangkauan mikrofonnya tanpa anda ketahui. Beberapa telepon dapat dinyalakan dari jarak jauh dan dapat digunakan untuk merekam walaupun tampak seperti dalam keadaan mati.

    • Jangan biarkan orang yang tidak anda percaya mengakses ponsel anda; ini cara yang sering digunakan untuk menginstal software pengintai di ponsel anda.

    • Jika anda mengadakan pertemuan penting dan rahasia, matikan ponsel dan lepaskan baterainya. Atau, jangan bawa ponsel dan tinggalkan di tempat yang benar-benar aman.

    • Pastikan bahwa orang yang anda ajak berkomunikasi juga menerapkan langkah-langkah aman yang dijelaskan di sini.

    • Selain itu, jangan lupa bahwa menggunakan ponsel di tempat umum atau tempat yang tidak anda percaya membuat anda rentan terhadap teknik penyadapan tradisional atau kemungkinan dicurinya ponsel anda.

    Tentang menerima panggilan

    Biasaya enkripsi komunikasi suara (dan pesan instan) yang lewat di jaringan ponsel tergolong lemah. Ada berbagai teknik murah yang dapat digunakan pihak ketiga untuk menangkap komunikasi tertulis ataupun untuk mendengarkan panggilan telepon anda saat mereka berada di dekat ponsel dan dapat menerima transmisi dari ponsel anda. Dan tentu saja penyedia layanan telepon selular memiliki akses ke semua komunikasi suara dan teks anda. Mengenkripsi panggilan telepon agar penyedia layanan tidak bisa mencuri dengar masih sangat mahal untuk saat ini. Namun diharapkan perangkatnya akan segera tersedia dengan harga yang lebih murah. Untuk dapat mengenkripsi anda harus menginstal aplikasi enkripsi di ponsel anda dan juga ponsel yang akan anda hubungi. Lalu anda akan menggunakan aplikasi ini untuk mengirim dan menerima panggilan/pesan terenkripsi. Software enkripsi untuk saat ini hanya dapat digunakan pada beberapa model ponsel yang disebut ’smartphone’ atau ponsel pintar.

    Percakapan antara Skype dan ponsel tidak terenkripsi, karena sinyal harus berpindah ke jaringan selular yang tidak terenkripsi.

    Komunikasi berbasis teks– SMS / Pesan singkat

    Anda sebaiknya tidak mengandalkan pesan singkat untuk menyampaikan informasi rahasia. Pesan yang dikirimkan dalam bentuk teks membuatnya tidak seperti untuk percakapan rahasia.

    Borna: Bagaimana jika ayah tidak menelepon lewat ponsel, tapi hanya berkirim SMS? Mereka kan tidak bisa mendengarkan kalau tidak ada yang berbicara. Lagipula SMS juga cepat sampai kan?

    Delir: Tunggu dulu. Pesan – pesan singkat ini juga mudah ditangkap dan siapapun yang punya akses ke lalu lintas dari perusahaan telepon, atau siapa saja yang punya perangkat yang tepat dapat menangkap dan membaca pesan ini, yang berjalan dalam jaringan dalam bentuk teks sederhana, yang disimpan dari pemancar satu ke yang lain.

    Borna: Wah payah. Lalu ayah harus bagaimana? Memakai kode seperti jaman perang?

    Delir: Ya, kadang yang ketinggalan jaman merupakan jlaan keluar.

    Pesan SMS yang terkirim dapat ditangkap oleh operator maupun oleh pihak ketiga dengan menggunakan alat yang tidak mahal. Pesan tersebut akan membawa serta nomor telepon pengirim dan penerima serta isi dari pesan itu sendiri. Lebih lagi, pesan SMS dapat dengan mudah diganti dan dipalsukan oleh pihak ketiga.

    Pertimbangkan untuk membuat sistem kode antara anda dan penerima pesan. Kode dapat membuat komunikasi menjadi lebih aman dan dapat memberikan jalan lain untuk membuktikan identitas orang yang berkomunikasi dengan anda. Sistem kode harus aman dan diganti secara berkala.

    Pesan SMS baru ada setelah transmisi:

    • Di banyak negara undang-undang (atau pengaruh lainnya) mengharuskan penyedia jaringan untuk menyimpan catatan jangka panjang dari semua pesan singkat yang dikirim oleh pelanggannya. Dalam banyak kasus, pesan SMS disimpan oleh penyedia untuk kepentingan bisnis, akuntansi dan perselisihan.

    • Mneyimpan SMS di ponsel anda dapat dengan mudah diakses oleh siapapun yang berhasil mengambilnya. Jika perlu hapuslah semua pesan yang anda terima dan kirim secepatnya.

    • Beberapa ponsel memiliki fasilitas untuk meniadakan pencatatan riwayat panggilan telepon atau pesan singkat. Ini sangat berguna untuk mereka yang sering melakukan pekerjaan sensitif. Anda juga harus mengenal apa saja yang bisa dilakukan dengan ponsel anda. Bacalah buku manualnya!

    Fungsi di luar percakapan dan pesan singkat

    Telepon selular perlahan-lahan berubah menjadi perangkat komputerisasi, lengkap dengan sistem operasi dan aplikasi yang bisa diunduh, untuk memberikan berbagai layanan bagi penggunanya. Dengan demikian virus dan spyware juga telah merambah dunia ponsel. Virus dapat ditanam di ponsel anda atau datang bersamaan dengan aplikasi, nada dering dan pesan multimedia yang anda unduh dari internet.

    Walaupun model ponsel lama memiliki fungsi yang lebih sedikit atau tidak terhubung internet, langkah pencegahan yang ada di bawah ini tetap penting dan patut anda simak. Langkah-langkah ini dapat anda ambil untuk memastikan perangkat anda tidak terganggu tanpa sepengetahuan anda. Beberapa langkah dibawah hanya berlaku untuk ponsel pintar, tetapi sangat penting bagi anda untuk mengetahui kemampuan ponsel anda yang sebenarnya untuk memastikan anda mengambil langkah yang tepat:

    • Jangan menyimpan berkas dan foto rahasia di ponsel anda. Pindahkan secepat mungkin ke lokasi yang aman, seperti dibahas di Bab 4: Cara melindungi file di komputer anda.

    • Secara berkala hapuslah catatan panggilan telepon, pesan singkat, buku alamat, foto, dll.

    • Jika menggunakan ponsel untuk menelusuri internet, ikuti cara-cara aman yang sama saat anda menggunakan internet di komputer anda (selalu kirim informasi lewat koneksi terenkripsi seperti HTTPS.

    • Sambungkan ponsel anda jika anda yakin ponsel tersebut bebas malware. Lihat Bab 1: Cara melindungi komputer dari malware dan hackers/peretas.

    • Jangan menerima dan menginstal program tak dikenal atau tak terverifikasi di ponsel, termasuk nada dering, wallpaper, dan aplikasi JAVA/java applications atau program lain yang berasal dari sumber yang tak dikenal dan tak diharapkan. Program mungkin mengandung virus, software jahat atau program pengintai.

    • Perhatikanlah cara kerja dan fungsi ponsel anda. Waspadalah akan program atau proses yang tidak dikenal, pesan yang aneh dan operasi yang tidak stabil. Jika tidak mengerti atau menggunakan beberapa fitur yang ada di ponsel anda, non aktifkan atau hapuslan fitur tersebut jika bisa.

    • Waspadalah saat terhubung ke akses nirkabel yang tidak menyediakan kata sandi, sama seperti saat anda menggunakan komputer dan terhubung ke titik akses nirkabel. Pada dasarnya ponsel itu seperti komputer dan maka dari itu memiliki kerentanan dan masalah keamanan yang sama seperti komputer dan internet.

    • Pastikan kanal komunikasi seperti infra merah /Infrared (IrDA), Bluetooth , dan internet nirkabel (WiFi) terputus saat anda tidak menggunakannya. Nyalakanlah hanya saat dibutuhkan. Gunakanlah hanya dalam situasi dan lokasi yang terjamin keamanannya. Lebih baik tidak menggunakan Bluetooth karena sangat mudah disadap. Sebaliknya, transferlah data menggunakan koneksi kabel dari ponsel ke headphone atau komputer.

    Bacaan Lanjutan