Mencadangkan dan pulih dari kehilangan informasi
Daftar Isi
Ada pepatah umum di antara ahli perlindungan digital profesional: "pertanyaannya bukan jika kamu kehilangan data; namun persoalan kapan. kamu akan kehilangannya. Rencana pencadangan bisa mengurangi apa yang akan hilang, sehingga kamu masih bisa mengakses informasi penting jika salah satu dari perangkatmu dicuri, disita, atau rusak. Lakukan atau pertimbangkanlah langkah-langkah berikut untuk merencanakannya.
Buat rencana pencadangan
Untuk membuat rencana pencadangan, lakukan langkah-langkah berikut:
Mengatur informasimu
Sebelum kamu membuat rencana pencadangan, cobalah untuk memindahkan semua berkas yang kamu ingin cadangkan ke satu lokasi, seperti dalam folder "Dokumen" atau "Dokumen Saya".
Identifikasi di mana dan apa saja informasi yang kamu punya
Langkah pertama untuk membuat rencana pencadangan adalah membayangkan di mana informasi pribadi dan pekerjaanmu saat ini berada. Surelmu misalnya, mungkin tersimpan di peladen penyedia layanan surel, di komputermu sendiri, atau keduanya di saat yang sama. Dan, tentu saja, kamu mungkin punya beberapa akun surel.
Lalu ada dokumen penting di komputer yang kamu gunakan di kantor atau di rumah: dokumen pengolah kata, presentasi, PDF, dan lembar sebar di antara contoh yang lain. Komputer dan perangkat selulermu juga menyimpan daftar kontak, riwayat percakapan, dan pengaturan program pribadi, yang semuanya bisa dianggap sensitif.
You may also have stored some information on removable media like USB memory sticks, portable hard drives, and other storage media. If you have a website, it may contain a large collection of articles built up over years of work. Finally, don't forget your non-digital information, such as paper notebooks, official documents, diaries, or letters.
Kamu bisa mempelajari lebih lanjut tentang cara memetakan informasimu di bagian manual Keamanan Holistik tentang memahami dan pengkatalogan informasi.
Tentukan mana yang utama dan mana yang duplikat
Saat kamu mencadangkan berkas, sering kali disarankan untuk menggunakan aturan 3-2-1: miliki setidaknya 3 salinan dari informasi apapun, setidaknya di 2 tempat, dengan 1 salinan di tempat berbeda dari yang asli.
Sebelum kamu mulai membuat pencadangan, tentukan berkas mana yang sudah kamu kumpulkan sebagai "salinan utama" dan mana yang duplikasi. Salinan utama harusnya adalah versi terbaru dari berkas atau kumpulan berkas tertentu; yang adalah berkas yang akan kamu sunting jika ingin memperbarui isinya. Tentu saja, hal ini tidak berlaku untuk satu-satunya salinan yang kamu punya, namun penting sekali untuk jenis informasi tertentu.
Satu skenario bencana umum terjadi ketika hanya satu salinan dari sebuah dokumen penting yang dicadangkan, dan salinan tersebut hilang atau hancur sebelum diperbarui. Contohnya, katakanlah kamu memperbarui salinan dari lembar sebar penting yang kamu simpan dalam stik memori USB saat bepergian selama satu minggu. Kamu harus memulai berpikir bahwa salinan itu adalah yang utama, karena berkas itu adalah yang paling terbaru dari salinan cadangan yang mungkin kamu punya di kantor.
Tulislah lokasi fisik dari semua salinan utama dan duplikasi dari informasi yang telah kamu iidentifikasi. Ini akan membantu memperjelas kebutuhanmu dan mulai untuk menentukan kebijakan pencadangan yang layak. Tabel berikut adalah contoh yang sangat dasar. Daftar yang kamu punya mungkin lebih panjang dan mengandung beberapa 'perangkat penyimpanan' dengan lebih dari satu 'tipe data' atau tipe data yang tersimpan dalam beberapa perangkat.
| Tipe data | Utama / Duplikasi | Perangkat penyimpanan | Lokasi |
|---|---|---|---|
| Berkas riset | Utama | Media penyimpanan komputer | Kantor |
| Berkas testimoni pelanggaran HAM | Duplikasi | Stik memori USB | Ada denganku |
| Basis data program (foto, buku alamat, kalender, dll. | Utama | Media penyimpanan komputer | Kantor |
| Dokumen yang dibagikan | Duplikasi | Peladen kantor | Kantor |
| Video dan gambar | Duplikasi | Media penyimpanan eksternal | Rumah |
| Surel & kontak surel | Utama | Akun surel | Peladen surel |
| Pesan teks & kontak telepon | Utama | Ponsel | Ada denganku |
| Dokumen cetak (kontrak, tagihan, dll.) | Utama | Laci meja |
Di tabel di atas, kamu bisa melihat bahwa:
- Dokumen yang akan bertahan jika media penyimpanan komputer di kantormu rusak adalah duplikasi di memori stik USB-mu, dan media penyimpanan eksternal lainnya, juga dokumen yang dibagikan di peladen.
- Kamu tidak punya salinan luring dari pesan surel atau buku alamatmu, jadi jika kamu lupa kata sandi surelmu (atau jika seseorang berhasil mengubahnya dengan niatan jahat), kamu akan kehilangan akses atas hal tersebut.
- Kamu tidak punya salinan atas data apapun dari ponselmu.
- Kamu tidak punya salinan duplikasi, digital atau fisik, atau dokumen cetak seperti kontrak dan tagihan.
Setelah mengikutin daftar periksa di bagian ini, kamu harus mengatur ulang perangkat penyimpananmu, tipe data dan pencadangannya dengan cara yang membuat informasimu lebih tahan terhadap bencana. Seperti:
| Tipe Data | Utama/Duplikasi | Perangkat Penyimpanan | Lokasi |
|---|---|---|---|
| Testimoni pelanggaran HAM | Utama | Media penyimpanan komputer | Kantor |
| Testimoni pelanggaran HAM | Duplikasi | Stik memori USB | Rumah |
| Berkas riset | Utama | Media penyimpanan Komputer | Kantor |
| Berkas riset | Duplikasi | Stik memori USB | Ada denganku |
| Basis data program | Utama | Media penyimpanan komputer | Kantor |
| Basis data program | Duplikasi | Media penyimpanan eksternal | Rumah |
| Surel & kontak surel | Utama | Akun surel | Peladen surel |
| Surel & kontak surel | Duplikasi | Thunderbird di komputer kantor | Kantor |
| Pesan teks & kontak ponsel | Utama | Ponsel | Ada denganku |
| Pesan teks & kontak ponsel | Duplikasi | Media penyimpanan komputer | Kantor |
| Pesan teks & kontak ponsel | Duplikasi | Kartu SD pencadangan | Rumah |
| Dokumen cetak | Utama | Laci meja | Kantor |
| Dokumen yang dipindai | Duplikasi | Media penyimpanan eksternal | Rumah |
| Cadangan semua dokumen | Duplikasi | Peladen kantor | Kantor |
Di tabel baru, kamu akan mempunyai 3 salinan informasi: di komputer, peladen kantor, dan rumah, berlokasi di 2 tempat, dan setidaknya salah satu salinannya di luar kantor. Aturan 3-2-1 :)
Saat kamu sudah menyelesaikan daftar periksanmu, saatnya untuk membuat salinan cadangan.
Atur jadwal pencadangan
To back up all of the data types listed above, you will need a combination of software and processes. Make sure you back up your documents regularly so they are always up to date. Your backup plan should detail the frequency with which you make backups, which will depend on the type of files you are dealing with. For example, if the date is updated daily, it’s a good practice to back it up at the end of each workday. Incremental backups, that is, those that only back up information that has been edited, reduce the time of the procedure.
Tetapkan prosedur untuk rekan kerja
Jika kamu bekerja di kantor dengan tim, tulis dan bagikan prosedurnya ke semua staf untuk secara andal dan aman mencadangkan berkas. Sampaikan bahwa risiko kehilangan data bisa berdampak pada kemampuanmu bekerja dan pekerjaanmu. Bekerja dengan kolegamu untuk mengisi daftar seperti di atas untuk mengidentifikasi semua data yang kamu kerjakan bersama tim.
Membiasakan pemulihan
Ketika kamu telah melakukan pencadangan, cobalah pastikan kamu tahu cara untuk membuka berkasnya dan menggunakannya kembali. Ingat, pada akhirnya tahap pemulihan, bukan pencadangan, adalah yang kamu benar-benar butuhkan!
Konsiderasi lainnya
When you are making a backup plan, think of it in a larger perspective, asking yourself: "How can I recover from a disaster and keep working?" Your plan should not just be about your files, but also about:
- Perangkat lunak yang kamu gunakan, serta lisensinya,
- Bagaimana kamu bisa menggantikan peralatan jika hilang, hancur, atau disita,
- Memiliki tempat yang bisa kamu tuju untuk melakukan pekerjaan di saat krisis.
Merencanakan ini bisa menyisihkan uang untuk memulihkan dari sebuah kehilangan. Contohnya, kamu mungkin perlu mempertimbangkan untuk menuliskan jumlah ini untuk hibah.
How to backup your files
Mencadangkan berkas di komputermu ke perangkat lokal
Simpan data cadanganmu di media penyimpanan portabel supaya kamu bisa membawanya ke lokasi yang lebih aman. Hard drive eksternal atau stik memori USB adalah pilihan yang memungkinkan.
Karena berkas yang kamu pilih untuk dicadangkan sering kali mengandung informasi yang paling sensitif, sangat penting untuk melidunginya dengan enkripsi. Kamu bisa mempelajari cara melakukannya dalam panduan kami tentang cara melindungi informasi.
Linux
- Most Linux distributions include a backup tool. Ubuntu has a built-in tool called Déjà Dup, which allows you to incrementally back up and encrypt your files. See this guide to Déjà Dup to learn how to use it.
macOS
Windows
- Ikuti petunjuk di bagian cara mencadangkan ke perangkat eksternal Cara mencadangkan data di Windows.
Mencadangkan ponselmu ke perangkat lokal
Jika kamu mencadangkan ponsel ke komputermu, langkah selanjutnya adalah menyimpan cadangan tersebut ke perangkat penyimpanan eksternal. Atur perangkatmu untuk mencadangkan secara otomatis.
Untuk mencadangkan kontak, pesan teks, pengaturan, dan data lainnya di ponselmu, kamu bisa menghubungkannya ke komputer dengan kabel USB. Kamu mungkin juga perlu memasang perangkat lunak dari situsweb perusahaan yang memproduksi ponselmu.
Android
- Memindahkan berkas dari perangkat Android ke PC-mu.
- Jika kamu kesulitan untuk mencadangkan semua jenis informasi dari ponsel Android ke komputer, kamu bisa mencadangkannya ke Layanan awan Google menggunakan alat bawaan perangkatmu. Ketahuilah bahwa informasimu akan disimpan di peladen milik Google.
iOS
- Back up to your macOS computer.
- Mencadangkan ke komputer Windows-mu.
- Pastikan kamu mencentang kotak pilihan Enkripsi pencadangan lokal dan membuat kata sandi yang kuat.
Mencadangkan surelmu
Kamu bisa menggunakan program email klien (seperti Thunderbird) untuk melihat dan mencadangkan email di perangkatmu secara berkala. Kamu bisa menemukan penjelasan tentang perbedaan antara mengunduh email dengan POP3 (untuk menghapus emailmu dari server) atau IMAP (untuk menyimpan di server) di dokumentasi resmi Thunderbird. Sebagian besar layanan email menyediakan petunjuk cara tentang pengaturan email klien untuk menerima emailmu dengan POP3 atau IMAP.
Memindai dan mencadangkan dokumen cetak
Saat memungkinkan, pindai (atau foto) semua dokumen pentingmu. Cadangkan pindaian atau foto tersebut bersama dokumen elektronikmu yang lain, seperti yang dibicarakan di atas.
Pikirkan apakah kamu perlu melakukan pencadangan di layanan awan
Pertimbangkan apakah kamu memilih layanan yang mengenkripsi data untukmu sebagai bagian dari layanan (disebut layanan penyimpanan berkas "terenkripsi ujung-ke-ujung" atau "zero knowledge") atau mengenkripsi berkasmu sendiri dan mencadangkannya di layanan awan.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Saat kamu mendengar seseorang menyebut layanan komputer "awan," pikirkan tentang "komputer orang lain." Layanan awan seperti Google Drive, iCloud, atau Dropbox menyimpan cadanganmu dan data lainnya dalam peladen (komputer) yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Ini berarti musuhmu bisa punya banyak waktu untuk mengakses mesin-mesin tersebut tanpa kamu menyadarinya (tidak seperti perangkat dalam jangkauanmu, yang bisa lebih kamu sadari saat ada aktivitas mencurigakan). Jadi lebih baik untuk membuat salinan lokal dari data berhargamu.
However, if there is a strong likelihood that your devices or workspace might be destroyed, or your backup may be found and seized, it could make sense to store your encrypted data in trusted file storage services.
When considering a cloud service provider, take into account if it uses end-to-end encryption, if you trust the owners, and which country the service is registered in and where servers are located to assess the legal protection level.
Lindungi berkasmu sebelum menyimpannya di layanan awan
- Dapatkan Cryptomator dan gunakan untuk melindungi berkas-berkas yang ingin kamu simpan di layanan awan.
- Sebagai alternatif, gunakan VeraCrypt untuk membuat volume terenkripsi, lalu salin ke layanan awan.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
If you are worried about someone (like malicious actors, or the owner of the service) accessing files you have stored online, you can protect them using encryption.
Layanan awan terenkripsi
Jika kamu memutuskan untuk menyimpan berkasmu di layanan awan, pertimbangkan untuk menggunakan satu dari opsi zero-knowledge, enkripsi ujung-ke-ujung berikut:
- Filen (10 GB gratis; setelah itu berbayar).
- Internxt (10 GB gratis; setelah itu berbayar).
- Mega.io (20 GB gratis; setelah itu berbayar).
- Nextcloud (NextCloud dapat di host sendiri jika kamu memiliki server sendiri, atau kamu bisa memilih penyedia hosting yang menawarkan setidaknya 2 GB gratis).
- PCloud (langganan berbayar, khususnya Enkripsi pCloud).
- Proton Drive (5 GB gratis; setelah itu berbayar).
- Skiff Drive (10 GB gratis; setelah itu berbayar).
- SpiderOak (langganan berbayar).
- Sync (5 GB gratis; setelah itu berbayar).
- Tresorit (langganan berbayar).
Mencadangkan ke layanan awan dengan alat bawaan perangkatmu
Android
- Mencadangkan ke akun Google Drive-mu.
- Cadangan diunggah ke peladen Google dan terenkripsi dengan sandi akun Google mu. Untuk beberapa data, PIN kunci layarmu, pola, atau kata sandi digunakan untuk mengenkripsi datamu.
iOS
macOS
Windows
Memulihkan informasi yang terhapus atau hilang
Untuk menggambarkan apa yang harus dilakukan jika kamu kehilangan data, kamu bisa memecahkan masalah dengan bantuan panduan dari Digital First Aid [Saya kehilangan data saya] (https://digitalfirstaid.org/id/topics/lost-data/).
Data recovery is a highly complex process, and professional recovery software may require expert knowledge. However, there are some tools, like the ones listed below, that, although limited, can recover deleted or lost data that was stored in a computer or external device. These do not work if your device has written new data over your deleted information. If possible, stop using your device until you have tried to recover the files (or had someone do that for you). Doing additional work on your device could overwrite the files you lost and make them impossible to retrieve. The longer you use your computer before attempting to restore the file, the less likely it is that the file will be retrievable. You can also find support in the Digital First Aid Kit.
Linux, macOS, dan Windows
- Try TestDisk & PhotoRec. See the official guide for instructions on how to use it.
Windows
- Try Recuva. See their guide.
Pelajari kenapa kami merekomendasikan ini
Saat kamu menghapus sebuah berkas, ia menghilang dari pengelihatan, namun tetap berada di perangkatmu. Bahkan setelah kamu mengosongkan Tong Sampah, berkas yang kamu hapus biasanya bisa ditemukan di media penyimpanan. Lihat Bagaimana menghancurkan informasi sensitif untuk mengetahui bagaimana hal ini bisa beresiko terhadap keamananmu.
Namun jika kamu tidak sengaja menghapus berkas penting, ini mungkin berguna untukmu. Beberapa program, seperti yang disebut dalam daftar pada bagian ini, bisa mengembalikan akses ke berkas-berkas yang baru dihapus.